Wednesday , 12 May 2021
Home / ENERGI MINYAK & GAS / TELUK BINTUNI BUKA PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN MIGAS

TELUK BINTUNI BUKA PUSAT PENDIDIKAN DAN LATIHAN MIGAS

RESOURCESASIA.ID, TELUK BINTUNI – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni telah meresmikan Pusat Pendidikan dan Latihan Industri Migas (Petrotekno Bintuni), Senin (23/7), di Bintuni, Papua Barat. Peresmian ini dihadiri oleh Gubernur Papua Barat, Bupati Teluk Bintuni, Kepala SKK Migas dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta masyarakat Teluk Bintuni.

Petrotekno Bintuni merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dengan Petrotekno, yang merupakan mitra dari Kontraktor KKS BP Indonesia dalam program Program Pemagangan Teknisi Tangguh LNG. Kehadiran Petrotekno Bintuni ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat dan SKK Migas.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Pusat melalui SKK Migas berkomitmen menyalurkan manfaat industri migas bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat melalui penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Migas serta pembukaan lapangan kerja dan kesempatan bisnis.

“Oleh karena itu SKK mendukung proses penyusunan Raperdasus (Rancangan Peraturan Daerah Khusus) DBH Migas serta pembangunan dan peresmian Petrotekno Bintuni,” ujar Amien.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan dalam sambutannya menyampaikan tentang adanya paradoks antara potensi sumber daya alam Papua dengan kesejahteraan masyarakat adatnya. Menurutnya, angka kemiskinan di Papua Barat mencapai 25 persen dan angka pengangguran mencapai 24 persen.

“Pembangunan Petrotekno adalah salah satu langkah Pemda untuk menurunkan angka kemiskinan dan angka pengangguran,” ujarnua.

Petrotekno Bintuni adalah satu-satunya pusat pendidikan dan latihan industri Migas di Indonesia Timur yang bersertifikat Internasional. Di sini akan dilatih sekitat 100 orang peserta yang sekitar 90 persennya merupakan anak-anak Papua. Saat ini fasilitas Petrotekno Bintuni sedang dilengkapi sehingga dapat menampung lebih banyak peserta. Pada gelombang berikutnya, Pemerintah Provinsi Papua Barat akan membiayai 130 siswa lagi untuk dilatih di Petrotekno Bintuni.

Gubernur memberi arahan agar Pemda lain memanfaatkan fasilitas ini juga untuk melatih tenaga kerja terampil. Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Petrotekno atas kontribusinya dalam skill dan karakter bagi para siswa-siswi di Petrotekno Bintuni. Gubernur berharap para siswa-siswu dapat belajar lebih serius untuk menjadi tenaga profesional di industri hulu migas yang memiliki skill dan karakter serta masa depan yang lebih baik. (RA)

Foto: Dok SKK Migas

Check Also

Tebar Energi Kebaikan di Bulan Ramadhan, Puluhan Ribu Yatim Dhuafa Terima Santunan Pertamina

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Hari Raya Idul Fitri 1442 H akan segera tiba, di penghujung Ramadhan …

Leave a Reply