Friday , 24 April 2026
Home / CSR / Semangat Kartini, PLN Nusantara Power Komitmen Pemberdayaan Perempuan Lewat Program Rumah Jahit
Ibu-ibu di Muara Angke tengah mengikuti kegiatan di Rumah Jahit, salah satu program CSR PLN Nusantara Power untuk memberdayakan perempuan di sekitar Unit Pembangkitan Muara Karang.

Semangat Kartini, PLN Nusantara Power Komitmen Pemberdayaan Perempuan Lewat Program Rumah Jahit

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, PLN Nusantara Power (PLN NP) menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk DAYATARA (Perempuan Berdaya dan Setara) yang dijalankan oleh Unit Pembangkitan (UP) Muara Karang. Salah satu inisiatif unggulan dari program ini adalah Rumah Jahit, sebuah pelatihan keterampilan menjahit gratis yang telah memberdayakan puluhan ibu rumah tangga di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara.

Program ini lahir dari hasil pemetaan sosial dan keterlibatan pemangku kepentingan yang menunjukkan tingginya potensi ibu rumah tangga usia produktif yang belum memiliki keterampilan untuk menunjang perekonomian keluarga. PLN NP kemudian menggulirkan Rumah Jahit sebagai ruang tumbuh bagi perempuan agar dapat lebih mandiri secara ekonomi.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan pilar penting dalam pembangunan berkelanjutan.

“Melalui program Rumah Jahit, kami ingin membuka lebih banyak ruang bagi perempuan untuk tumbuh dan mandiri. Ini bukan sekadar pelatihan menjahit, tetapi bentuk nyata kontribusi PLN NP dalam mendorong kesetaraan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ujar Ruly.

Program CSR Rumah Jahit yang digulirkan oleh PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang berhasil meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga di Muara Angke. Tercatat sebanyak 25 ibu rumah tangga mampu membuka usaha menjahit dan berkontribusi dalam peningkatan pendapatan keluarga.

Sejak digulirkan pada tahun 2021, program Rumah Jahit telah melatih 45 peserta dari tiga angkatan. Sebanyak 25 alumni kini telah membuka usaha jahit sendiri dan mampu menerima pesanan dalam skala kecil hingga besar, bahkan menghasilkan omzet hingga Rp5 juta per order. Produk-produk kreatif yang dihasilkan termasuk masker kain, ecobag dari kain perca, hingga popok kain pakai ulang. Bahkan, beberapa alumni kini menjadi pelatih bagi peserta baru, sebuah bentuk transfer pengetahuan yang mengakar kuat di tengah komunitas.

Ketua Srikandi PLN Nusantara Power, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari semangat memperingati Hari Kartini, di mana pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama.

Seorang ibu penerima manfaat dalam program CSR Rumah Jahit tengah mengikuti pelatihan menjahit popok pakai ulang. Program CSR pemberdayaan perempuan yang dilakukan PLN NP UP Muara Karang ini telah mampu mengkreasikan berbagai produk diantaranya ecobag dan popok ulang pakai dengan omset mencapai Rp 5 juta per order.

“Lebih dari 64% UMKM di Indonesia dikelola oleh perempuan. Artinya, perempuan yang berdaya akan memberi dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi bangsa. Srikandi PLN NP akan terus hadir dan terlibat aktif dalam mendukung program-program CSR yang mendorong pemberdayaan perempuan dan kaum rentan, demi terciptanya masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Heny.

Entin, salah satu alumni angkatan pertama, menuturkan betapa besar dampak program ini dalam kehidupannya.

“Bagi saya sebagai pemula dalam dunia menjahit, pelatihan ini sangat bermanfaat. Selain mendapatkan ilmu dan keterampilan, saya juga bisa mendapatkan penghasilan sendiri dari usaha jahit. Secara ekonomi, saya terbantu dan lebih percaya diri,” ungkapnya.

Rumah Jahit, salah satu Program CSR PLN Nusantara Power UP Muara Karang yang ditujukan untuk memberdayakan ibu rumah tangga di wilayah Muara Angke, Jakarta Utara.

Selain pelatihan, PLN NP juga menggandeng Yayasan Pewaris Negeri sebagai mitra pelaksana program serta bermitra dengan koperasi Rumah Jahit yang juga terbentuk dari alumni angkatan jahit sebelumnya*, untuk pengadaan peralatan dan bahan jahit. Program ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada poin 5.5 yang mendorong partisipasi penuh dan setara perempuan dalam pembangunan ekonomi.

Atas konsistensinya, program Rumah Jahit berhasil meraih penghargaan Silver Medal dalam Indonesia Sustainable Development Award (ISDA) 2023 serta mencatat tingkat kepuasan masyarakat sebesar 93,70% berdasarkan studi dari Institut Pertanian Bogor.

Dengan semangat Kartini yang terus menyala, PLN Nusantara Power terus berkomitmen menjadi agen perubahan yang memberdayakan, menyetarakan, dan menumbuhkan potensi perempuan Indonesia untuk kehidupan yang lebih sejahtera dan berdaya.(Rama Julian)

Foto: Dok PLN NP

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

SKK Migas Luncurkan Program RE:ACTION untuk Dorong Budaya Kerja Berkelanjutan

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *