PADANG, RESOURCESASIA.ID – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatera Barat, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, bersama Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, meninjau Posko Masyarakat di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Rabu, 3 Desember 2025. Kunjungan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah dan Pertamina dalam memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi secara cepat dan tepat.
Dalam peninjauan tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia didampingi oleh Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri, juga memantau pasokan energi.
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang difokuskan untuk wilayah-wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Pertamina berkomitmen untuk terus menjaga peran dalam penanganan darurat, penyediaan energi, serta pemulihan sosial masyarakat di seluruh wilayah terdampak bencana di Indonesia,” jelas Simon.
Sejak 25 November hingga 5 Desember 2025, total bantuan yang telah disalurkan Pertamina di tiga wilayah terdampak sudah lebih dari Rp5 miliar. Bantuan ini mencakup logistik, dukungan energi, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya.
Salah satu bantuan Pertamina di Posko Pertamina di wilayah Padang dan sekitarnya Sumatera Barat mencakup: Air mineral, Beras, Mie instan, Biskuit, Sarden, Selimut, Kasur, serta Tabung Bright Gas untuk operasional dapur umum.
Bantuan ini digunakan untuk mendukung kebutuhan mendesak masyarakat, termasuk pengoperasian dapur umum yang menyediakan makanan siap saji setiap hari bagi warga yang mengungsi.
Selain dukungan logistik, Pertamina juga memastikan keandalan pasokan energi, mulai dari LPG, BBM untuk logistik penanggulangan bencana, hingga penyediaan peralatan untuk dapur umum di posko-posko pengungsian.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menambahkan, Pertamina terus siaga, bekerja sama dengan pemerintah daerah, BNPB dan aparat TNI/Polri sehingga bantuan dapat menjangkau lokasi-lokasi terdampak.

“Kami berharap kehadiran Posko Pertamina Peduli dapat meringankan beban masyarakat,” tambah Baron.
Pertamina berkomitmen untuk mengerahkan seluruh daya yang ada untuk dapat membantu mempercepat pendistribusian energi di wilayah terdampak.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina. (Rama Julian)
Foto: Pertamina
Resources Asia Energi News Makers