Monday , 20 April 2026
Home / TAMBANG MINERAL & BATUBARA / Sah! Divestasi INCO 14 Persen, Stafsus BKPM: Bukti Kedaulatan Pemerintah Indonesia

Sah! Divestasi INCO 14 Persen, Stafsus BKPM: Bukti Kedaulatan Pemerintah Indonesia

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Penandatanganan divestasi saham Vale Indonesia (INCO) sebesar 14 persen oleh Holding BUMN Industri Pertambangan Mineral Industri Indonesia (MIND ID) telah sukses dilaksanakan pada Senin (26/02).

Acara ini didatangi oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dan jajaran menteri seperti Bahlil Lahadalia dan Erick Thohir.

Luhut menekankan pentingnya penyelesaian semua perizinan, terutama Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang masih tertunda untuk memastikan bahwa proses hilirisasi Vale dapat memberikan manfaat maksimal bagi Indonesia. Bahlil menekankan, “Perintah Pak Menko (Luhut) tadi, seminggu ini selesai IUPK-nya”.

Turut hadir dalam penandatanganan ini, Staf Khusus Peningkatan Pengusaha Nasional Kementerian Investasi/BKPM, M. Pradana Indraputra mengungkapkan bahwa penandatanganan divestasi ini merupakan bukti kedaulatan pemerintah Indonesia dan bukti penegakan UUD kesejahteraan sosial.

“Rencana ini telah lama dicetuskan oleh pemerintah terhadap PT Vale Indonesia dan akhirnya pada hari ini telah terlaksana. Saya percaya bahwa momentum ini adalah salah satu bukti kedaulatan pemerintah Indonesia dalam menanggapi investasi asing dan bukti pelaksanaan UUD Pasal 33 ayat 3. Terkait teknis pengurusan perizinan, kita tegak lurus dengan arahan Pak Menko.” ujar Pradana.

UUD Pasal 33 ayat 3 pun menyatakan bahwa bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Pradana juga berharap bahwa divestasi ini dapat mempercepat perkembangan PT Vale Indonesia sehingga dampak terhadap masyarakat lokal dapat dirasakan dengan jangkauan yang lebih masif.

Dalam komposisi pemegang saham PT Vale Indonesia yang baru, saham milik MIND ID berada di angka 34 persen, yakni pemegang saham terbesar. Menyusul di peringkat kedua, saham milik Vale Canada Limited (VCL) berada di angka 33,86 persen, dan Sumitomo Metal Mining (SMM) berada di angka 11,5 persen.

“Pertama ada Freeport, kali ini ada Vale. Saya optimis akan banyak (divestasi) lagi”, tutup Pradana. (Rama Julian)

Foto: Dok ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Ancaman Krisis, Indonesia Perlu Terlibat Konferensi Santa Marta dan Akhiri Ketergantungan Energi fosil

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — Volatilitas pasar energi global, yang didorong oleh ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *