Sunday , 26 April 2026
Home / KELISTRIKAN / “Ranu Lestari” Menggema dari Grati: PLN Indonesia Power Bangkitkan Peradaban dari Danau yang Terlupakan
Tim PLN Indonesia Power UBP Grati bersama masyarakat dan stakeholder melakukan penuangan _Eco Enzyme_ di Danau Ranu Grati. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas air, mengurai pencemaran, dan menurunkan kadar polutan sebagai bagian dari program Ranu Lestari untuk pemulihan ekosistem air tawar

“Ranu Lestari” Menggema dari Grati: PLN Indonesia Power Bangkitkan Peradaban dari Danau yang Terlupakan

PASURUAN, RESOURCESASIA.ID — PLN Indonesia Power (PLN IP) melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Grati meluncurkan program inovasi sosial bertajuk Ranu Lestari 2025, sebuah inisiatif strategis yang menyatukan konservasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan pemulihan ekosistem Danau Ranu Grati. Program ini menjadi simbol transformasi energi yang tidak hanya mengalir melalui kabel, tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan yang tumbuh di tengah masyarakat.

Danau Ranu Grati, yang membentang seluas 1.085 hektare, selama ini menjadi sumber penghidupan bagi ribuan warga di Kecamatan Grati dan Lekok. Namun, selama bertahun-tahun, danau ini menghadapi tekanan berat akibat pencemaran limbah, sedimentasi, dan penurunan kualitas air. Bahkan, satu jenis ikan endemik, ikan lempuk, terancam punah. Lebih dari 1.260 keramba jaring apung dan puluhan kelompok nelayan kini berada di ambang krisis.

Melalui program Ranu Lestari, PLN IP menghadirkan solusi berbasis ekonomi sirkular dan konservasi komunitas. Inovasi seperti barrier sampah dari 1,7 ton besi bekas dan styrofoam, pembangunan rumah eco enzym, serta keramba konservasi ikan lempuk menjadi tonggak perubahan. Gerakan penuangan lebih dari 10 ton eco enzym ke danau dilakukan secara rutin untuk memperbaiki kualitas air, sementara lebih dari 7 ton sampah buah dan non-organik berhasil dikelola melalui rumah kompos dan bank sampah.

PLN Indonesia Power UBP Grati bersama masyarakat membangun Learning Center Konservasi Ikan Lempuk di Danau Ranu Grati. Struktur keramba konservasi ini memanfaatkan besi tidak terpakai dari operasional pembangkit, sebagai upaya pelestarian ikan lempuk—spesies endemik yang menjadi simbol ekosistem air tawar lokal

“Kami percaya bahwa energi sejati adalah energi yang menghidupkan. Ranu Lestari adalah bukti bahwa keberlanjutan bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang bagaimana kita membangun masa depan bersama dari danau, dari desa, dari masyarakat,” tegas Bernadus Sudarmanta Direktur Utama PLN IP.

Dampak program ini terasa nyata. Lebih dari Rp170 juta dihasilkan dari budidaya ikan ramah lingkungan dan pengelolaan sampah. Sebanyak 32 orang tergabung dalam Pokja Eco Enzym, dan 420 warga aktif dalam gerakan peduli sampah. Tiga kelompok nelayan kini memiliki keterampilan baru dalam budidaya ikan campursari dan pengelolaan pakan mandiri.

Program inovasi sosial ini juga dihubungkan dengan program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) di salah satu TPA Kab. Pasuruan bekerjasama dengan dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk, dan keluarga berencana (DP3AP2KB), Melalui program inovasi sosial ini, anak anak juga mendapat dukungan gizi dengan pemberian makanan dari hasil budidaya danau ranu seperti olahan ikan lempuk, ikan nila dan ikan patin.

Program ini juga mendapat pengakuan dari pemerintah daerah. Dinas SDA Kabupaten Pasuruan menyatakan bahwa inovasi barrier sampah yang dilakukan PLN IP adalah yang pertama di wilayah tersebut, dan menjadi inspirasi bagi lahirnya inovasi-inovasi sosial lainnya. Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya, Dinas Perikanan, dan komunitas lokal memperkuat posisi Ranu Lestari sebagai model pentahelix pembangunan berkelanjutan.

Pembangunan _Trash Barrier_ di aliran Sungai Kalipang yang bermuara ke Danau Ranuklindungan oleh PLN Indonesia Power UBP Grati. Inovasi ini bertujuan mencegah masuknya sampah ke Danau Ranu sebagai bagian dari program Ranu Lestari, sekaligus memperkuat konservasi berbasis komunitas dan pemulihan ekosistem air tawar

Dengan roadmap hingga 2026, Ranu Lestari bukan hanya tentang danau. Ia adalah tentang peradaban lokal yang bangkit, tentang energi yang menyatu dengan alam, dan tentang Indonesia yang bergerak menuju masa depan yang lebih hijau, adil, dan berdaya. (Rama Julian)

Foto: PLN Indonesia Power

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Respon Kehadiran Bahan Bakar Alternatif, Ditjen Migas Arahkan Uji Teknis Klasifikasi Bobibos

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *