RESOURCESASIA.ID, BELITUNG – PT PLN Icon Plus Sebagai Subholding Beyond kWh PT PLN (Persero), akan membangun model bisnis partner strategis, investment company dan lainnya yaitu berencana menginvestasi daana sekitar Rp 40 triliun untuk pengembangan unit usahanya.
Direktur Utama PLN Icon Plus Ari Rahmat Cahyadi mengatakan, tentunya investasi itu kita lakukan tidak sendiri, tetapi dengan menggandeng sejumlah mitra strategis dan kolaborasi dengan pihak lain. Intinya kita ingin terus berkembang dimana roadmap lima tahun ke depan pada 2028 kita harapkan bisa tumbuh 43 persen per tahunnya,” ujar Ari dalam acara Media Gathering di Belitung, Senin (22/7).
Ari Rahmat menyebut investasi yang dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan memperluas cakupan jaringan internet yang dikembangkan di seluruh Indonesia. “Tahun lalu kita investasikan dana sekitar Rp 3 triliun, begitu juga tahun ini, sekitar Rp 3 triliun juga,” imbuhnya.
Ia menjelaskan bahwa investasi yang ditanamkan meliputi sejumlah sektor, terbesar untuk perluasan cavered dan cakupan internet fiber.
Konsisten melakukan investasi dalam pengembangan bisnis, kini PT PLN Icon Plus telah memiliki aset sekitar Rp 10 triliun.
Terkait dengan strategi perusahaan yang akan menggandeng mitra strategis dalam pengembangan bisnis lima tahun ke depan, pihaknya akan melakukan kolaborasi dengan membentuk model-model strategic partner.
BACA JUGA:
Komitmen Jalankan TJSL, PLN Icon Plus Dukung Zero Stunting Belitung Timur Lewat Digitalisasi
“Kita kita membentuk investment company supaya pergerakan lebih lincah dan fleksibel dalam mencari opsi-opsi pendanaan dalam mengembangkan bisnis kerja sama. Ini sudah kita set up, supaya lebih mendukung kebutuhan kerja sama, partnership, pendanaan dengan pihak-pihak partner,” kata Ari.
Sepanjang 2023, PT PLN Icon Plus membukukan pendapatan sebesar Rp5,363 triliun, meningkat 33 persen dari 2022.
PLN Icon Plus terus mendukung akselerasi transformasi digital dalam setiap proses bisnis. Pada 2023, PLN Icon Plus fokus pada pengembangan layanan solusi digital seperti Energy Management System dan Credit Scoring.
Selain itu, implementasi digitalisasi di seluruh unit PLN Group telah meningkatkan efisiensi operasional serta memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.
Pada 2023 menjadi tonggak penting dengan berbagai inisiatif baru, termasuk pengembangan bisnis Beyond kWh melalui investasi di segmen retail dan publik. Selain itu, perusahaan juga memperluas jangkauan layanan broadband dengan lebih dari 1 juta pelanggan serta pendapatan melebihi Rp1 triliun.
“Kami bangga dengan pencapaian luar biasa yang telah dicapai selama tahun 2023. Dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan serta percepatan transformasi digital yang positif, PLN Icon Plus telah membuktikan daya saing dan inovasinya di industri telekomunikasi. Di masa mendatang, kami akan terus berinovasi dan memastikan bahwa kami memberikan nilai lebih bagi pelanggan dan pemegang saham. Kami siap untuk berkontribusi dalam pengembangan infrastruktur teknologi di Indonesia, dengan komitmen untuk menjaga kualitas dan pelayanan prima,” ujar Ari.
Dengan berbagai pencapaian dan rencana strategis yang telah disusun, PLN Icon Plus optimis dapat terus tumbuh dan berkontribusi positif bagi industri telekomunikasi dan teknologi di Indonesia. (Rama Julian)
Foto: Dok Resourcesasia.id
Resources Asia Energi News Makers