Monday , 7 September 2026
Home / CSR / Peringati Hari Danau Sedunia, PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk melalui Program Kelana KLH bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2026
Keterangan foto: Diawali dengan pengangkutan sampah dan eceng gondok dari perairan Waduk Saguling, peserta Program Kelana KLH diperkenalkan pada praktik pemanfaatan potensi lingkungan yang dilakukan PLN Indonesia Power bersama mitra binaan dan masyarakat untuk diolah menjadi produk bernilai tambah, sekaligus mendukung keberlanjutan ekosistem perairan. Foto Dok PLN Indonesia Power

Peringati Hari Danau Sedunia, PLN Indonesia Power Perkuat Edukasi Energi Bersih dan Ekosistem Waduk melalui Program Kelana KLH bersama Puteri Indonesia Lingkungan 2026

KABUPATEN BANDUNG BARAT, RESOURCESASIA.ID – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan energi bersih sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem perairan melalui keterlibatan Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Saguling dalam Program Kelana yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dalam rangka memperingati Hari Danau Sedunia.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti oleh Puteri Indonesia Lingkungan 2026, Victoria Titisari Kosasieputri, bersama 11 pelajar SMA berprestasi dari berbagai wilayah di Indonesia. Melalui kunjungan lapangan ini, para peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai pemanfaatan energi air sebagai sumber energi terbarukan, pengelolaan waduk, serta berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang dilakukan di sekitar Waduk Saguling.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menjelaskan bahwa pengelolaan pembangkit listrik tenaga air tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga keberlanjutan ekosistem dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“PLN Indonesia Power memandang pengelolaan energi bersih bukan hanya tentang menghasilkan listrik, tetapi juga memastikan sumber daya alam yang menjadi bagian dari proses tersebut tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti Program Kelana ini, kami ingin memperkenalkan kepada generasi muda bahwa energi, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat merupakan bagian yang saling terhubung dalam mewujudkan transisi energi yang berkelanjutan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh para peserta dapat menjadi pengetahuan yang mereka bawa dan sebarkan di lingkungan masing-masing,” ujar Bernadus.

Rangkaian edukasi dimulai pada hari pertama dengan kunjungan ke Sub Unit PLTA Bengkok. Di lokasi tersebut, para peserta mendapatkan pemahaman mengenai sejarah pembangkit listrik tenaga air serta prinsip dasar konversi energi air menjadi energi listrik. Peserta juga berkesempatan melihat secara langsung operasional teknis pembangkit di area powerhouse.

Keterangan foto: Peserta Program Kelana mempelajari inovasi pemanfaatan eceng gondok Waduk Saguling yang diolah menjadi media tanam dan produk kerajinan sebagai bagian dari upaya menciptakan nilai tambah dari pengelolaan lingkungan. Foto Dok PLN Indonesia Power

Pembelajaran kemudian berlanjut pada hari kedua dengan kunjungan ke UBP Saguling. Sebagai salah satu aset penting dalam sistem ketenagalistrikan, UBP Saguling memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal lebih dekat pengelolaan pembendungan air dan sistem keandalan pembangkitan melalui kunjungan ke Dam Control Centre, Control Room, hingga area Powerhouse.

Selain mengenal proses pembangkitan listrik, para peserta juga diperkenalkan dengan berbagai bangunan dan infrastruktur yang terdapat di kawasan Bendungan Saguling. Pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai bagaimana pemanfaatan sumber daya air dikelola untuk mendukung penyediaan energi sekaligus memperhatikan aspek keselamatan dan keberlanjutan lingkungan.

Tidak berhenti pada aspek teknis pembangkitan, rangkaian Program Kelana pada hari ketiga membawa peserta melihat langsung keterkaitan antara pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Para peserta berinteraksi dengan mitra binaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Indonesia Power, yakni melalui program Biomass Operating System of Saguling (BOSS) dan Bening Saguling Foundation.

Dalam kunjungan tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai inovasi pemanfaatan potensi lingkungan di sekitar Waduk Saguling. Salah satunya adalah pemanfaatan eceng gondok yang dikumpulkan dari kawasan waduk untuk diolah menjadi media tanam dalam budidaya jamur merang serta berbagai produk kerajinan tangan.

Selain itu, peserta melihat praktik pengolahan sampah plastik menjadi material papan daur ulang serta mendapatkan edukasi mengenai budidaya dan potensi nilai ekonomi kopi yang dikembangkan oleh mitra binaan melalui produk Kopi Bareto. Berbagai inisiatif tersebut menunjukkan bagaimana upaya menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan penciptaan nilai ekonomi dan peningkatan kapasitas masyarakat.

Rangkaian pembelajaran tersebut mendapat apresiasi dari Puteri Indonesia Lingkungan 2026 Victoria Titisari Kosasieputri. Menurutnya, kunjungan ke UBP Saguling memberikan pemahaman yang lebih luas mengenai hubungan antara energi bersih, kelestarian lingkungan, dan kehidupan masyarakat.

“Kunjungan ke PLN Indonesia Power UBP Saguling memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi kami. Kami tidak hanya melihat secara langsung bagaimana air dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi bersih, tetapi juga belajar bahwa pengelolaan waduk memiliki keterkaitan yang erat dengan kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitarnya. Saya mengapresiasi komitmen PLN Indonesia Power yang menghadirkan pembelajaran secara langsung dan menunjukkan berbagai inovasi serta program pemberdayaan masyarakat yang dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan,” ujar Victoria.

Ia menambahkan bahwa pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk memahami bahwa kepedulian terhadap lingkungan perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan kolaborasi.

“Pengalaman seperti ini penting bagi generasi muda karena memberikan perspektif yang lebih luas bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tentang mengurangi sampah atau menanam pohon, tetapi juga memahami bagaimana sumber daya alam dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat berkelanjutan. Saya berharap semakin banyak anak muda yang terlibat dan mengambil peran dalam menjaga lingkungan di sekitarnya,” tambah Victoria.

Melalui keterlibatan dalam Program Kelana, PLN Indonesia Power terus mendorong pengelolaan pembangkit berbasis energi terbarukan yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

PLN Indonesia Power berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pembangkit energi bersih, termasuk pembangkit listrik tenaga air, sekaligus memperkuat edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan ekonomi sirkular di sekitar wilayah operasional. Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional yang berkelanjutan serta menciptakan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN Indonesia Power

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

PGTC 2026 Hadir di Universitas Halu Oleo: Dorong Generasi Muda Berdaya Saing untuk Masa Depan Energi Indonesia

KENDARI, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menggelar Roadshow Pertamina …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *