Sunday , 26 July 2026
Home / INTERNASIONAL / Penggemar K-pop Desak Konser Rendah Karbon Jelang COP30 di Brasil
Screenshot

Penggemar K-pop Desak Konser Rendah Karbon Jelang COP30 di Brasil

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Iklim COP30 di Brasil, analisis terbaru dari KPOP4PLANET bertajuk “Konser K-pop Rendah Karbon: Bernyanyi Bersama untuk Masa Depan Kita,” menunjukkan bahwa industri K-pop masih tertinggal dalam praktik konser yang berkelanjutan, (7/11/2025).

Analisis ini merupakan bagian dari kampanye ‘K-pop Carbon Hunters’ yang terinspirasi dari serial Korea populer, K-pop Demon Hunters. Penggemar mendorong industri K-pop untuk menyelaraskan pengaruh globalnya dengan tindakan nyata lewat pelaksanaan konser K-pop rendah karbon dan mencapai pengurangan emisi yang terukur.

Kerangka Evaluasi Konser Rendah Karbon dalam laporan ini menilai lima perusahaan K-pop terkemuka –CJ ENM, HYBE, JYP, SM, dan YG– untuk mengetahui bagaimana perusahaan tersebut mengatasi isu iklim. Di sisi lain, artis internasional seperti Coldplay, Billie Eilish, dan Massive Attack telah membuktikan bahwa konser rendah karbon dapat dilakukan.

Screenshot

Beberapa perusahaan menyebutkan konser rendah karbon dalam laporan keberlanjutan mereka, namun belum ada tujuan atau kerangka waktu spesifik untuk mengurangi emisi terkait konser berkelanjutan atau penggunaan energi terbarukan. Menyusul penunjukkan BLACKPINK sebagai duta COP26 pada 2021, YG Entertainment menjadi satu-satunya perusahaan besar yang menerbitkan laporan berkelanjutan, yang berfokus pada komitmen untuk beralih ke konser berkelanjutan pada 2030.

“Sebagai ambassador dari COP26, BLACKPINK sudah menginspirasi banyak BLINKs (fans BLACKPINK) untuk peduli dengan lingkungan dan krisis iklim. Kami berharap konser Blackpink selanjutnya dapat dilaksanakan dengan rendah emisi karbon, seperti kata BLACKPINK ‘Climate Action in Your Area!’” Jevon Christian, leader dari fanbase Blink Official Indonesia menyatakan

Penggemar K-pop terus melonjak dengan perkiraan mencapai 75 juta penggemar di seluruh dunia pada 2023, seiring grup seperti BTS dan BLACKPINK, melakukan tur internasional. Namun, penelitian oleh organisasi non-profit Inggris, Julie’s Bicycle, memperkirakan sekitar 73% emisi industri musik berasal dari penampilan langsung, dan setara dengan emisi karbon sekitar 92 ribu mobil/tahun.

“Bencana alam yang semakin sering terjadi seharusnya menjadi alarm memburuknya krisis iklim. Konser rendah karbon merupakan jalan untuk industri K-pop menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan K-pop, bumi kita, dan generasi mendatang,” Nunik, ambasador Klimates KPOP4PLANET Indonesia dan leader dari fanbase My Day Jars Social Project mengatakan.

“Penyelenggara konser harus mulai mendengarkan suara kami (penggemar) yang ingin konser idola kami dilaksanakan secara lebih berkelanjutan,” Nunik menambahkan.

Screenshot

Didukung oleh Music Sustainability Alliance, Julie’s Bicycle, dan Music Declares Emergency, laporan ini menyerukan adopsi dan standarisasi konser K-pop rendah karbon di seluruh industri.

“Dengan menunjukkan praktik terbaik dan mengadvokasi perubahan dalam komunitas K-pop, KPOP4PLANET memfokuskan perhatian pada apa yang mungkin dilakukan salah satu genre musik yang paling cepat berkembang dan berpengaruh di zaman kita,”  Lewis Jamieson, CEO dari Music Declares Emergency Inggris mengatakan.

Laporan ini menyoroti praktik terbaik bagi perusahaan K-pop, termasuk:

  1. Mengukur dan mengungkapkan emisi di seluruh area konser dan menetapkan rencana pengurangan emisi karbon yang jelas.
  2. Beralih dari bahan bakar fosil ke sumber energi terbarukan, seperti tenaga surya dan angin.
  3. Memanfaatkan platform musisi untuk memperkuat pesan iklim
  4. Menghilangkan penggunaan plastik sekali pakai dan meningkatkan pengelolaan sampah.
  5. Meminimalkan emisi terkait perjalanan mulai dari musisi, kru, dan penonton.

“Kami pernah hidup di dunia tanpa penampilan langsung idola selama pandemi–kami tidak akan membiarkan krisis iklim membuat kami mengalaminya lagi,” Nayeon Kim, Juru Kampanye KPOP4PLANET di Korea Selatan, menegaskan.

“K-pop memiliki kekuatan untuk memimpin. Konser rendah karbon telah terbukti dan meningkatkan skala konser sekarang akan menciptakan dampak nyata serta memperkuat reputasi K-pop di seluruh dunia, Kim melanjutkan. (RA)

Foto: ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Patra Niaga Percepat Pengembangan Ekosistem SAF, Perkuat Kolaborasi Menuju Penerbangan Rendah Emisi

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Upaya menciptakan industri penerbangan yang lebih rendah emisi Pertamina Patra Niaga terus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *