Friday , 2 December 2022
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Northern Sumatra Forum Dihadiri 4 Gubernur dan Lebih dari 6.000 Peserta

Northern Sumatra Forum Dihadiri 4 Gubernur dan Lebih dari 6.000 Peserta

RESOURCESASIA.ID, BATAM – Perhelatan Northern Sumatra Forum (NSF) 2021 berlangsung sukses. Kegiatan yang dilaksanakan oleh SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Wilayah Sumbagut tersebut diikuti oleh empat gubernur dan lebih dari 6.000 peserta yang bergabung secara luring maupun daring (hybrid). Keempat gubernur yang bergabung adalah Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

”Tingginya angka partisipasi mencerminkan semangat tinggi SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk memajukan dan mengoptimalkan manfaat dari kehadiran industri hulu migas,” ungkap Rikky Rahmat Firdaus. Tahun ini merupakan tahun pertama penyelenggaraan NSF. Acara berlangsung di Batam pada 23 – 25 November 2021 dengan mengusung tema “Sinergi Komunikasi Industri Hulu Migas Bersama Pemangku Kepentingan Menuju Target Produksi 1 Juta BOPD dan 12 BSCFD Gas di Tahun 2030″.

Kegiatan ini, lanjut Rikky, membangun komunikasi dan koordinasi serta meningkatkan sinergi hubungan antara SKK Migas – KKKS Wilayah Sumbagut dengan pemangku kepentingan di pusat dan daerah. Terutama menyangkut berbagai peraturan dan kebijakan pemerintah yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan di industri hulu migas, khususnya di wilayah Sumbagut. Hasil dari penyelenggaran NSF diharapkan dapat menjadi bahan masukan untuk kegiatan the 2nd International Convention on Indonesian Upstream Oil and Gas (IOG 2021) yang akan berlangsung secara hybrid dari Bali pada 29 November hingga 1 Desember 2021.

Pada acara penutupan SKK Migas – KKKS memberikan apresiasi dan penghargaan kepada kelima gubernur yang dinilai mendukung aktif kelancaran operasional hulu migas di lima provinsi di wilayah Sumbagut. Kelima gubernur tersebut adalah Gubernur Riau Syamsuar, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah.

Selain itu, penghargaan diberikan kepada 6 (enam) Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan 7 (tujuh) Local Hero perwakilan dari masing-masing wilayah KKKS. “Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk bakti dan komitmen pemberdayaan masyarakat. Semoga seluruh UMKM dan local hero ini terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” harap Rikky. Di lokasi acara, sejumlah UMKM binaan diberikan tempat untuk memamerkan dan menjual produk-produk mereka. Sedangkan local hero merupakan sosok tokoh perubahan dari tingkat desa yang menginspirasi warga lainnya melalui berbagai peran dan kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan.

Selama tiga hari penyelenggaraan, NSF melaksanakan 5 plenary session dan 13 diskusi panel yang menghadirkan 70 pembicara tingkat regional maupun nasional berlatar belakang pejabat instansi pemerintah, akademisi, praktisi komunikasi dan media, SKK Migas dan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), serta KKKS. ”Topik-topik yang dibahas berkaitan dengan regulasi, perizinan, pertanahan, komunikasi dan media, serta Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau TJSL. Diskusi dalam forum itu berjalan interaktif untuk membangun komunikasi yang dialogis dan k menambah wawasan serta pemahaman peserta yang hadir,” kata Ketua Pelaksana NSF Yanin Kholison yang juga menjabat sebagai Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumbagut.

Forum diskusi di lokasi acara juga disiarkan secara live melalui kanal Youtube, SKK MIGAS TV, dan IG #SKKMigasSumbagut. Tayangan live dihadirkan sebagai wujud sharing knowledge di era industri 4.0 dan transparansi kegiatan hulu migas kepada publik yang dapat mengakses setiap waktu rangkaian kegiatan secara virtual. ”Terima kasih kepada panitia SKK Migas – KKKS Sumbagut, SKK Migas Pusat, serta seluruh instansi teknis pemerintah daerah yang telah hadir dan mendukung penuh acara NSF. Tak ada gading yang tak retak, masukan yang ada akan menjadi perbaikan kami dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan selanjutnya,” ujar Yanin. (RAMA)

FOTO: DOK SKK MIGAS

Check Also

Terapkan ESG Dalam Bisnis Korporasi, KPI Siap Jadi Perusahaan Kilang dan Petrokimia Skala Global

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT Kilang Pertamina Internasional (KP) sebagai Subholding Refining & Petrochemical Pertamina memiliki …

Leave a Reply