Tuesday , 21 July 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Menteri ESDM Targetkan Alokasi Subsidi Energi 2024 Rp186,9 Triliun

Menteri ESDM Targetkan Alokasi Subsidi Energi 2024 Rp186,9 Triliun

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemerintah mempertimbangkan untuk tetap mempertahankan subsidi energi untuk menjaga daya beli masyarakat. Tahun 2024, Pemerintah telah menetapkan target subsidi energi sebesar Rp186,9 triliun dengan rincian Rp113,3 triliun subsidi untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquified Petroleum Gas (LPG), serta Rp73,6 triliun untuk subsidi listrik.
“Sebagaimana kita ketahui bahwa untuk dalam negeri kita harus menyiapkan paket subsidi energi untuk para masyarakat, subsidi energi ini tetap dipertahankan,” tuturnya pada saat konferensi pers capaian kinerja Kementerian ESDM Tahun 2023 di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (15/1)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengungkapkan, pada tahun 2023, realisasi subsidi energi mencapai Rp159,6 triliun atau lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp145,3 triliun.

Arifin merincikan, realisasi subsidi yang terbesar pada sektor BBM dan LPG, yang mencapai Rp95,6 triliun, diikuti dengan subsidi untuk sektor Listrik sebesar Rp64 triliun. Realisasi subsidi tersebut menurun apabila dibandingkan dengan tahun 2022, dimana pada tahun tersebut subsidi energi sebesar 174,4 triliun.

BACA JUGA :

Tekan Laju Penurunan Produksi Minyak Bumi, Ini Strategi Pemerintah 

Mengenai target subsidi tahun 2024, Menteri ESDM mengungkapkan bahwa untuk Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Gas LPG, targetnya mencapai 113,3. “Kita lihat trennya meningkat, ini tentu saja kita mengantisipasi harga bahan baku minyak mentahnya, dan juga demand yang cukup meningkat,” jelasnya. Sementara, subsidi listrik juga mengalami peningkatan menjadi 73,6, sehingga total subsidi yang diupayakan mencapai 186,9 triliun.

Arifin menekankan pentingnya upaya bersama dalam mengoptimalkan kebijakan subsidi, dengan fokus pada penerimaan positif dari masyarakat dan efisiensi alokasi, demi mencapai target subsidi yang lebih optimal.

“Harus ada upaya-upaya dari kita semua, terutama bagaimana kebijakan-kebijakan pemerintah bisa mengoptimalkan subsidi ini diterima dengan baik oleh masyarakat tetapi juga dapat lebih efisien sehingga kita juga bisa mengoptimalkan alokasi subsidi ini tidak sebesar yang ditargetkan,” ungkapnya.

“Kita juga berharap adanya perubahan-perubahan keadaan global yang bisa memberikan dampak positif yang bagus untuk penghematan subsidi kita di dalam negeri,” pungkasnya. (RA)

Foto : KESDM

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Kembangkan Inovasi Teknologi, Elsewedy Electric Gandeng ITPLN

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Institut Teknologi PLN (ITPLN) memperkuat sinergi dengan dunia industri melalui penandatanganan Nota …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *