Friday , 21 June 2024
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Lolos Static Test, Bioavtur Siap untuk Ground Test dan Flight Test

Lolos Static Test, Bioavtur Siap untuk Ground Test dan Flight Test

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pertamina Patra Niaga menjamin kesiapan infrastruktur untuk seluruh produknya, termasuk produk terbaru Bioavtur J2.4 yang merupakan bagian dari pengembangan Sustainable Aviation Fuel (SAF).

“Kami terus mempersiapkan sarfas dan kompetensi tim Pertamina Patra Niaga untuk menyalurkan SAF sebagai inovasi bahan bakar aviasi yang lebih baik bagi industri penerbangan,” ujar Direktur Pemasaran Pusat & Niaga, Maya Kusmaya, Kamis (3/8).

Meski masih dalam tahapan rangkaian uji coba, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mendukung penuh pengembangan SAF yang merupakan kolaborasi antara Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, ITB, APROBI, BPDPKS, LEMIGAS, BRIN, Garuda Indonesia dan Garuda Maintenance Facility, serta Pertamina Group yakni Pertamina melalui Research & Technology Innovation (RTI), Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan Pertamina Patra Niaga.

Komitmen awal dukungan ini dilakukan melalui penerimaan sekitar 80 ribu liter di Soekarno Hatta Aviation Fuel Terminal & Hydrant Installation (SHAFTHI) dari Cilacap. Target awal, SAF yang diterima ini akan digunakan untuk rangkaian tes. Kali ini untuk kebutuhan static test yang dilakukan pada mesin jet CFM56-7B yang biasa digunakan pada pesawat komersil di fasilitas Test Cell milik GMF Aeroasia sebesar 25 ribu liter.

Maya menjelaskan, static test SAF menunjukkan hasil yang baik. Selama uji coba, tidak didapatkan perbedaan signifikan pada response engine dengan hasil tes bahan bakar aviasi Jet-A1 yang selama ini disalurkan Pertamina Patra Niaga.

“Artinya, kualitas SAF jika dilihat dari static test cukup serupa, sehingga bisa dilanjutkan ke tes selanjutnya, mulai dari Ground Test hingga Flight Test. Ini merupakan milestone terbaru pengembangan SAF mengingat pengujian sebelumnya hanya di pesawat militer, kita akan mulai bergerak untuk di pesawat komersil, dan kami siap menyediakan SAF untuk seluruh rangkaian uji,” ungkapnya.

Menurut Maya, penyaluran SAF ini juga sudah masuk dalam agenda dunia. Pasalnya, beberapa bandara di dunia dan maskapai telah menggunakan SAF.

“Langkah penyaluran SAF menjadi langkah Pertamina Patra Niaga menyediakan bahan bakar aviasi yang lebih baik bagi kebutuhan industri penerbangan di Indonesia. Ini juga akan menjadi langkah Pertamina grup menjalankan program transisi energi sekaligus untuk mencapai target Net Zero Emission tahun 2060,” paparnya. (Rama)

Foto: Dok PPN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

SKK Migas Tetapkan Standarisasi Pengukuran CO2 Pada Program CCS/CCUS

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Untuk memperkuat program Carbon Capture Storage/Carbon Capture Utilization Storage (CCS/CCUS) guna mendukung target …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *