Friday , 14 February 2025
Home / KELISTRIKAN / Konsisten Jalankan Program Perbaikan Iklim dan Lingkungan, PLN Nusantara Power Raih 3 Penghargaan Dharma Karya Kementerian ESDM
Foto landscape PLTS Terapung Cirata. Unit pembangkit ramah lingkungan ini memproduksi energi listrik sebesar 245 gigawatt hour (GWh), dan mampu melistriki lebih dari 50 ribu rumah serta mereduksi 214 ribu ton CO2 pertahunnya.

Konsisten Jalankan Program Perbaikan Iklim dan Lingkungan, PLN Nusantara Power Raih 3 Penghargaan Dharma Karya Kementerian ESDM

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PLN Nusantara Power kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan program perbaikan iklim dan lingkungan dengan meraih tiga penghargaan prestisius Dharma Karya dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Penghargaan ini diberikan Kamis (10/10) sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi dan inovasi perusahaan dalam mendukung agenda nasional terkait lingkungan hidup, khususnya di sektor energi.

Dalam ajang penghargaan yang digelar oleh Kementerian ESDM, PLN Nusantara Power berhasil menyabet tiga Penghargaan Dharma Karya yaitu Penghargaan Dharma Karya Utama yang diraih oleh Tim Pengembangan PLTS Terapung Cirata, Penghargaan Dharma Karya Madya yang diraih oleh Ardi Nugroho selaku Vice President Technology Development atas kontribusinya dalam penerapan co-firing di 25 PLTU di Indonesia, serta Penghargaan Dharma Karya Muda yang diraih oleh Sidik Wiyono atas prestasinya memperoleh penghargaan PROPER Emas tiga kali berturut-turut saat menjabat sebagai Senior Manager Unit Pembangkitan Gresik.

Pencapaian ini sekaligus menegaskan peran PLN Nusantara Power sebagai perusahaan yang tidak hanya berfokus pada penyediaan energi, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas penghargaan yang diraih.

BACA JUGA:

PLN Nusantara Power Raih 5 Penghargaan Keselamatan Ketenagalistrikan 2024

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa upaya kami dalam menjalankan program-program perbaikan lingkungan dan mitigasi perubahan iklim mendapatkan pengakuan dari pemerintah. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja dan menjalankan berbagai inovasi yang sejalan dengan visi Indonesia menuju energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Beberapa program unggulan yang mendapatkan apresiasi adalah PLTS Terapung Cirata 192 Megawatt Peak (MWp). Pembangkit ramah lingkungan ini memproduksi energi listrik sebesar 245 gigawatt hour (GWh), dan mampu melistriki lebih dari 50 ribu rumah serta mereduksi 214 ribu ton CO2 pertahunnya, serta menjadi pionir dalam energi baru terbarukan.

Kiri ke kanan: Vice President Technology Development PLN Nusantara Power Ardi Nugroho, Direktur Utama PLN Nusantara Renewables Harjono, Kepala Satuan Perencanaan Korporat dan Manajemen Energi Primer PLN EPI Wirawan, bersama dengan Direktur Utama PT PMSE Dimas Kaharudin, dan Senior Specialist Operasi Pembangkit Gas PLN Nusantara Power Sidik Wiyono, saat menerima piala penghargaan Dharma Karya dari Kementerian ESDM Republik Indonesia. Kelima orang tersebut adalah karyawan PLN NP yang telah berkontribusi besar dalam menginisiasi dan menjalakan berbagai program untuk berbaikan lingkungan dan iklim di Indonesia di sektor ketenagalistrikan.

PLN Nusantara Power juga dikenal dengan berbagai inovasi teknologi ramah lingkungan yang diterapkan di pembangkit listriknya. Implementasi teknologi co-firing biomassa, misalnya, dinilai sebagai salah satu langkah progresif yang diambil perusahaan dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mendukung transisi energi yang lebih hijau. Inisiatif ini sejalan dengan agenda global untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan mendukung target netral karbon Indonesia pada tahun 2060.

Sepanjang tahun 2023 PLN Nusantara Power telah memproduksi 525,62 GWh energi bersih dan mengurangi emisi karbon sebesar 533.291 ton CO2, dengan memanfaatkan biomassa seperti serbuk kayu dan cangkang sawit sebagai bahan bakar alternatif. Saat ini jumlah Unit Pembangkitan yang telah mengaplikasikan co-firing mencapai 25 unit di seluruh Indonesia.

Foto karyawan PLN NP saat menunjukan biomassa yang digunakan untuk campuran co-firing. PLN NP memproduksi energi bersih yang berasal dari co-firing sepanjang tahun 2023 sebanyak 511 Giga Watt hour (GWh) atau setara dengan reduksi emisi karbon sebesar 651.743 ton. PLN NP telah melaksanakan co-firing secara kontinyu pada 25 PLTU yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Tidak terbatas pada beberapa program yang teknis saja, namun sudah mejadi DNA PLN Nusantara Power untuk terus bergerak maju dan membawa kebermanfaatan bagi masyarakat di sekitarnya seperti terlihat pada pemberdayaan masyarakat di sekitar UP Gresik yang diakui melalui perolehan PROPER Emas KLHK’, tambah Ruly. (Rama Julian)

Foto: Dok PLN NP

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Elnusa Petrofin Gelar Sosialisasi Bahaya Blind Spot kepada Pelajar di Kota Padang

RESOURCESASIA.ID, PADANG – Puluhan siswa siswi dari pelajar & guru SMAN 11 Padang serta karyawan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *