Friday , 24 July 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Inovasi Antelope Method Pertamina EP Raih Dua Penghargaan pada Join Convention Semarang 2025

Inovasi Antelope Method Pertamina EP Raih Dua Penghargaan pada Join Convention Semarang 2025

RESOURCESASIA.ID, PRABUMULIH — PT Pertamina EP (PEP) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam bidang eksplorasi migas melalui inovasi teknologi subsurface. Pada ajang Join Convention Semarang (JCS) 2025 yang berlangsung pada 1–3 Juli 2025, PEP berhasil meraih dua penghargaan bergengsi: People’s Choice Innovation Award dan Favorite Innovations Award.

Kedua penghargaan itu diraih berkat terobosannya dalam metode optimasi produksi migas bertajuk “Boosting Oil Production by 1,114 BOPD and Unlocking 3.3 MMSTB Reserves: Optimizing Map Clusterization with the Antelope Method in Limau Field.”

Inovasi ini menggunakan pendekatan Antelope Method untuk menganalisis potensi Ultra Low Quality Reservoir (Ultra LQR) di bawah 5 mD. Dengan menggabungkan pemetaan zona rekah alami secara presisi, metode ini berhasil mengarahkan proses hydraulic fracturing secara lebih efektif dan tertarget, sehingga menghasilkan peningkatan produksi signifikan di Limau Field — dari hanya 30 BOPD menjadi 1,114 BOPD, serta membuka potensi cadangan sebesar 3,3 MMSTB.

“Inovasi ini merupakan langkah konkret dalam mendukung stabilitas pasokan energi nasional sekaligus menunjukkan keunggulan teknis PEP dalam pengelolaan reservoir dengan kualitas rendah,” ungkap General Manager Zona 4 PEP, Djudjuwanto seraya mengapresiasi kinerja positif tim SSDA 2 Zona 4 yang telah mengembangkan teknologi strategis ini.

Hal senada disampaikan Kepala Divisi Optimalisasi Cadangan SKK Migas Sri Andaryani yang memandang keberhasilan tersebut sebagai tonggak penting dalam pengembangan zona LQR. “Pengembangan zona Low Quality Reservoir akan menjadi tren dan tulang punggung produksi migas di masa depan,” ungkapnya.

Diketahui, Joint Convention (JC) merupakan ajang konferensi dan pameran migas dua tahunan yang menjadi barometer inovasi dan kolaborasi lintas disiplin dalam industri energi. JC digagas oleh empat organisasi profesional terkemuka, yakni Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia (IAFMI), Himpunan Ahli Geofisika Indonesia (HAGI), Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), dan Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia (IATMI).

Inovasi Antelope Method sebelumnya telah meraih penghargaan kategori emas dalam Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2024, yang merupakan ajang penghargaan tertinggi untuk inovasi dalam lingkungan kerja Pertamina. (Rama Julian)

Foto: Pertamina EP

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Prof. Iwa Garniwa Luncurkan Buku Transisi Energi untuk Masa Depan Indonesia

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Rektor Institut Teknologi PLN (ITPLN), Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M.K., M.T. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *