Tuesday , 13 January 2026
Home / INDUSTRI PENUNJANG / Indolok Bakti Utama Luncurkan Tiga Produk APAR Untuk Kendaraan Listrik dan Industri

Indolok Bakti Utama Luncurkan Tiga Produk APAR Untuk Kendaraan Listrik dan Industri

RESOURCESASIA.ID, CIKARANG – Salah satu penyedia produk pendukung keselamatan, PT Indolok Bakti Utama meluncurkan tiga produk alat pemadam api ringan (APAR) baru yaitu Lith-PRO, Grenoz, dan Fire Tape, di Cibitung, Jawa Barat, Rabu (2/10).

Dalam peluncuran tersebut, PT Indolok melakukan demo produk yang menyajikan bagaimana produk anyar ini digunakan pada situasi yang nyata, terutama pada teknologi yang menggunakan baterai lithium sebagai sumber energi unit listrik.

Presiden Direktur PT. Indolok Bakti Utama, Rahmat Rezki, mengatakan pihaknya sangat antusias untuk meluncurkan Lith-PRO, GRENOZ, dan Fire Tape yang diyakini akan merevolusi industri, khususnya dalam sektor proteksi dari kebakaran.

“Inovasi ini tidak hanya menyoroti komitmen kami untuk menyediakan solusi terbaik bagi pelanggan, tetapi juga untuk melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat. Dengan semakin banyaknya perangkat yang menggunakan baterai Lithium-ion, kebutuhan akan pemadam api yang spesifik semakin mendesak, dan kami hadir untuk menjawab tantangan ini,” ungkapnya.

Berdasarkan data, penjualan mobil listrik berbasis baterai (BEV) untuk periode Januari – Agustus 2024 meningkat sebesar 177% menjadi 23.000 unit dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebesar 8.300 unit.

Seiring meningkatnya populasi mobil listrik sedemikian pesat tentu harus diimbangi dengan keberadaan APAR yang memiliki spesifikasi yang sesuai dengan perkembangan teknologi elektrifikasi kendaraan untuk memastikan keselamatan berkendara.

Pihaknya menggarisbawahi bahwa produk-produk EV/BEV telah dirancang sangat efisien dan aman bagi pengendara. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa risiko kebakaran tetap ada, terutama terkait penggunaan baterai lithium-ion.

Oleh karena itu, Indolok hadir sebagai pendukung kendaraan ramah lingkungan ini dengan menyediakan solusi proteksi keamanan dan keselamatan bagi penggunaan unit EV/BEV melalui produk terbaru Lith-PRO Fire Extinguisher.

Gunnebo Lith-PRO Fire Extinguisher, adalah sebuah inovasi untuk kebakaran yang berasal dari baterai lithium-ion yang digunakan pada mobil listrik, baik BEV maupun hybrid, sekaligus merupakan bentuk komitmen PT. Indolok Bakti Utama dalam pelaksanaan peraturan pemerintah yang mewajibkan adanya APAR dengan standard khusus untuk setiap kendaraan bermotor, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Direktur perhubungan Darat nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 tentang Fasilitas Tanggap Darurat Kendaraan Bermotor.

Pentingnya APAR juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta diperkuat dengan Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor PM 74 Tahun 2021 Tentang Perlengkapan Keselamatan Kendaraan Bermotor.

Berikut fitur unggulan dari Lith-PRO yakni, 100% Bebas Fluorine: Bahan aktif dalam Lith-PRO sepenuhnya bebas dari fluorine, sehingga tidak berbahaya bagi lingkungan. Selain itu, produk ini non-korosif, sehingga aman digunakan pada berbagai jenis permukaan tanpa risiko kerusaka

Agen Control untuk Gas, Cairan Mudah Terbakar dan metal mudah terbakar : Dengan kemampuan untuk memadamkan berbagai jenis kebakaran, baik dari gas,  cairan dan Metal , Lith-PRO menawarkan fleksibilitas yang diperlukan di berbagai situasi darurat.

Sementara, Ketua Umum Indonesia Center of Mobility Studies (ICMS) Munawar Chalil mengatakan dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik dan perangkat berbasis baterai, risiko kebakaran menjadi perhatian yang serius.

“Lith-PRO merupakan langkah maju yang signifikan dalam menghadapi tantangan ini, memberikan keamanan yang lebih baik bagi pengguna dan lingkungan,” tuturnya.

Sementara, Lea Aviliani Aziz, Arsitek yang banyak membangun Gedung-gedung dan Rumah Sakit di Indonesia, menambahkan dalam lingkungan yang sensitif seperti rumah sakit, kehadiran produk seperti GRENOZ sangat krusial.

“Kemampuannya untuk bisa memproteksi api tanpa menimbulkan residu dan memiliki keunggulan yakni atmospheric lifetime hanya 5 hari dimana inovasi teknologi tersebut merupakan kontribusi yang penting untuk keselamatan publik,” kata dia.

Indolok Fire Tape: Pemadam Api Cepat Otomatis

Fire Tape adalah alat pemadam api cepat dan otomatis digunakan untuk, melindungi Panel Listrik atau pun Panel lain nya  yang dapat memicu kebakaran lain yang lebih besar.

Tentunya, inovasi produk yang dihasilkan tidak luput dari proses pembuatan yang berstandar khusus dan teruji sertifikasinya. PT Chubb Safes Indonesia sebagai pabrik utama pembuatan Fire Extinguisher Indolok yang dilengkapi dengan teknologi mutakhir dan standar kualitas nasional dan internasional, berperan penting dalam proses produksi APAR ini.

Presiden Direktur PT. Chubb Safes Indonesia Joao Vitorio sebagai mengatakan dengan komitmen terhadap inovasi dan keselamatan, pihaknya memastikan bahwa setiap produk yang dibuat tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui ekspektasi dalam memberikan perlindungan terhadap kebakaran.

“Kami percaya bahwa produk-produk ini akan menjadi solusi efektif dalam meningkatkan keamanan di berbagai sektor,” imbuh dia.

Sebagaimana diketahui, PT. Indolok Bakti Utama sudah berdiri sejak tahun 1972 dan sukses menjadi salah satu pelopor dalam bidang Kebakaran, Keselamatan, Keamanan dan Penyelamatan yang terpercaya dalam memberikan total solusi di berbagai sektor seperti Industri, Kontraktor, Perbankan, Perkebunan, Energi, Retail, Rekreasi, Airport, Oil & Gas, serta Kedutaan Besar.

Demo Produk APAR Terbaru Inovasi Indolok

Dalam peluncuran tersebut, PT Indolok melakukan demo produk yang menyajikan bagaimana produk anyar ini digunakan pada situasi yang nyata, terutama pada teknologi yang menggunakan baterai lithium sebagai sumber energi unit listrik.

Product Manager PT Indolok Bakti Utama, Budi Satrio, yang memimpin demo produk menyoroti beberapa fenomena thermal runaway yang terjadi pada baterai lithium. Menurut Budi, thermal runaway sering kali disebabkan oleh kondisi loss capacity yaitu saat baterai melewati masa siklus pemakaiannya.

Product Manager PT Indolok Bakti Utama, Budi Satrio, saat melakukan demo produk Lith-PRO di Cibitung, Jawa Barat, Rabu (2/10). (Dok.Tambang)

“Baterai biasanya bisa digunakan seribu hingga seribu lima ratus siklus charge-discharge, tergantung dari merek dan tipenya. Setelah melewati masa siklus ini, baterai akan mengalami penurunan performa yang dapat meningkatkan risiko panas berlebih, terutama saat proses pengisian ulang,” jelasnya.

Meski demikian, situasi loss capacity tidak langsung menyebabkan thermal runaway. Budi menjelaskan, baterai dengan loss capacity memiliki reaksi kimia yang lebih lambat, sehingga menghasilkan panas yang lebih tinggi saat diisi ulang.

“Kondisi panas yang tinggi inilah yang memicu thermal runaway,” tambahnya.

Budi juga memberikan tips bagi konsumen untuk memantau kondisi baterai. Menurutnya, ketika di awal pembelian unit listrik, konsumen perlu mencatat suhu awalnya sebagai perbandingan ke depan.

“Kalau dalam kondisi normal pada saat standby suhunya sekitar 30, kemudian pada saat running suhunya 40 dan itu berlangsung selama berkali-kali berarti itu yang normal. Suatu waktu kalau mendapatkan suhunya sudah mulai naik di tahun-tahun berikutnya misalkan sudah di 45-47 atau lebih, berarti sudah ada yang abnormal,” pungkas Budi. (RA)

Foto: Dok ist Indolok

 

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Dukung Ketahanan Energi Nasional, Pertagas Perkuat RDMP Balikpapan melalui Pipa Gas Senipah–Balikpapan

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah meresmikan operasional Refinery Development Master Plan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *