Sunday , 31 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / ESG Rating 2025, Kilang Pertamina Internasional Raih Peringkat Best In Class

ESG Rating 2025, Kilang Pertamina Internasional Raih Peringkat Best In Class

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Kilang Pertamina Internasional (KPI) memastikan implementasi prinsip-prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG) untuk keberlanjutan proses bisnisnya. Hal ini disampaikan oleh Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani.

“Prinsip-prinsip ESG menjadi salah satu fondasi perusahaan. Keberadaan kilang sebagai salah satu mata rantai ketahanan energi tidak hanya memastikan kilang menghasilkan produk BBM, tapi juga menjalankan bisnis dan investasi secara berkelanjutan, tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial tetapi juga tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan,” kata Milla.

Untuk melihat seberapa besar implementasi ESG yang dilaksanakan, kata Milla, KPI setiap tahunnya melakukan pengukuran ESG Rating yang dilakukan oleh lembaga independen. Tahun 2025, pengukuran dilakukan oleh MSCI.

“Pengakuan dari lembaga ESG internasional menunjukkan bahwa komitmen KPI dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan, bertanggung jawab, dan ramah lingkungan terus mendapatkan kepercayaan dunia,” ujar Milla.

Selain itu, menurut Milla pengukuran yang dilakukan setiap tahunnya memiliki beberapa tujuan. “Pengukuran dilakukan setiap tahun untuk memastikan seberapa konsisten KPI menerapkan aspek ESG dalam operasionalnya. Tahun 2025, KPI mendapatkan peringkat BB. KPI juga mendapatkan predikat “Best in Class” untuk 3 aspek krusial yaitu akuntansi, transparansi pajak dan remunerasi,” jelas Milla. 

Peringkat ini juga menurut Milla mencerminkan keberhasilan KPI dalam mengelola risiko keberlanjutan secara komprehensif, sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan atau ESG di seluruh lini bisnisnya.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, KPI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan penerapan ESG sebagai fondasi utama dalam menjaga ketahanan bisnis, menciptakan nilai jangka panjang, serta mendukung transisi energi berkelanjutan.

“Bagi KPI, ESG bukan sekadar kepatuhan, tetapi menjadi strategi inti perusahaan dalam memastikan keberlanjutan bisnis dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan di masa depan,” tutup Milla.

Penilaian MSCI dilakukan melalui pendekatan industry-adjusted ESG risk assessment, di mana kinerja ESG perusahaan dibandingkan secara spesifik dengan perusahaan sejenis dalam industri yang sama. Untuk tujuan tersebut, MSCI menggunakan Global Industry Classification Standard (GICS), sistem klasifikasi industri global yang dikembangkan oleh MSCI dan S&P Global, sebagai dasar penentuan isu ESG utama, bobot penilaian, serta tolok ukur pembanding antar perusahaan (peer benchmarking).

Berdasarkan klasifikasi GICS, KPI termasuk dalam sektor Oil & Gas Refining, Marketing, Transportation & Storage sebuah sektor yang memiliki eksposur signifikan terhadap risiko dan peluang ESG, khususnya terkait isu lingkungan, keselamatan, tata kelola, serta hubungan dengan masyarakat. (Rama Julian)

Foto: KPI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Patra Niaga Perkuat Semangat Berbagi melalui 2.031 Hewan Kurban pada Momentum Iduladha 1447 H

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Dalam semangat kebersamaan dan kepedulian pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 H, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *