JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – ENTREV, program kolaborasi antara Pemerintah Indonesia dan United Nations Development Programme (UNDP), menilai penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini menunjukkan perkembangan positif dalam adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Semakin banyak masyarakat memanfaatkan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) untuk perjalanan mudik, seiring semakin tersedianya infrastruktur pengisian daya di berbagai wilayah. Tren ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik sebagai moda transportasi yang andal, sekaligus menandai kemajuan ekosistem kendaraan listrik nasional dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren yang terus meningkat. Berdasarkan data Korlantas Polri per Maret 2026, jumlah Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia telah mencapai 413.542 unit. Jumlah tersebut terdiri dari 239.196 unit sepeda motor listrik, 172.242 unit mobil penumpang listrik, 871 unit mobil barang listrik, 722 unit bus listrik, serta 89 unit kendaraan khusus. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kendaraan listrik semakin menjadi pilihan masyarakat dalam aktivitas mobilitas sehari-hari. (RA)
Resources Asia Energi News Makers