Monday , 25 January 2021
Home / ENERGI MINYAK & GAS / DSLNG Bantu Sumur Bor untuk Palu, Sigi, dan Donggala.

DSLNG Bantu Sumur Bor untuk Palu, Sigi, dan Donggala.

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dalam upaya membantu ketersediaan air bersih pasca bencana bagi warga Palu, Sigi, dan Donggala, PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG) memulai program pembuatan sumur bor. Ditargetkan sebanyak 10 sumur bor bisa dibangun di sejumlah lokasi yang membutuhkan..

“Air bersih menjadi kebutuhan yang krusial bagi masyarakat di wilayah bencana. Oleh karena itu, program penyediaan sumur bor ini menjadi salah satu perhatian DSLNG,” ujar Direktur Urusan Korporasi DSLNG Aditya Mandala, Minggu (21/10).

Program sumur bor tersebut telah dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dan dilaporkan langsung kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan saat berkunjung ke Palu pada 19 Oktober 2018.

Titik pertama sumur bor mulai dikerjakan Sabtu (20/10) oleh DSLNG bekerja sama dengan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berlokasi di Masjid Al Azhar, Kelurahan Duyu, Kecamatan Palu Barat. Kedalaman sumur bor diperkirakan mencapai 40 meter dengan waktu pengerjaan 5-7 hari. Sumur bor dilengkapi dengan bak penampung air ukuran 1-2 ton.

Lokasi sumur lainnya untuk wilayajh Palu, Sigi, dan Donggala, tengah dalam proses survey dan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah. “Target kami seluruh sumur tersebut bisa selesai dikerjakan akhir Desember,” imbuh Aditya.

Selain membantu pembuatan sumur bor, selama periode tanggap darurat DSLNG telah mengirimkan tim tanggap darurat yang terdiri atas karyawan DSLNG, dokter dan petugas medik untuk membantu korban gempa, tsunami, dan likuifaksi, di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala. Atas izin Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, tim medik sempat memfungsikan Puskesmas Sangurara di Kelurahan Duyu, Palu Barat sebagai posko layanan kesehatan.

Posko yang beroperasi mulai 3 Oktober hingga 15 Oktober 2018 tersebut memberikan pelayanan kesehatan kepada sekitar 1.000 masyarakat korban gempa, menyelenggarakan vaksinasi antitetanus bagi sekitar 350 petugas evakuasi, jurnalis peliput bencana, dan warga yang membutuhkan. Tim tanggap darurat DSLNG juga melakukan penyaluran logistic yang dihimpun dari donasi karyawan dan perusahaan kepada warga yang menjadi korban gempa, tsunami, dan likuifaksi. (RA)

Foto: Dok DSLNG

Check Also

SKK Migas Raih Gold Rank Dalam Ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2020

RESOURCESASIA.ID – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) …

Leave a Reply