Monday , 20 April 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Dividen SUNI Meningkat Tajam Dari Tahun Lalu

Dividen SUNI Meningkat Tajam Dari Tahun Lalu

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI IJ) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024 pada Kamis, 12 Juni 2025 di Artotel Gelora Senayan Jakarta dan dihadiri oleh Direksi, Dewan Komisaris, mitra strategis serta para pemegang saham SUNI. Pada RUPST ini, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp50 miliar atau sebesar 24,35% dari laba bersih Perseroan dibagikan sebagai dividen tunai kepada para pemegang saham, Rp1 miliar akan disisihkan dan dibukukan sebagai dana cadangan dan Rp154 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan Perseroan. Jumlah dividen tersebut meningkat signifikan dari tahun lalu sebesar Rp11 miliar. RUPST Tahun Buku 2024 menyoroti hasil kinerja keuangan dan operasional Perusahaan yang positif.

Hal tersebut dibuktikan dengan pencapaian rekor laba bersih sebesar Rp205,1 miliar pada tahun 2024. Laba bersih tersebut meningkat sebesar 103,6% YoY. Laba bersih SUNI pada 4Q telah melampaui target (revisi) tahun 2024 dengan pencapaian sebesar 102,7%. Pada semester II, SUNI telah merevisi target pencapaian di tahun 2024 karena pencapaian laba pada semester I 2024 telah melampaui target tahunan awalnya.

Pendapatan usaha SUNI sebesar Rp1.047,4 miliar pada 2024 atau meningkat 37,3% YoY dibandingkan periode yang sama di tahun 2023 dan telah mencapai target pendapatan Perseroan tahun 2024 sebesar 105,3%. Direktur Utama SUNI, Willy Chandra, menyatakan peningkatan pendapatan usaha tersebut seiring dengan petumbuhan volume penjualan OCTG selama tahun 2024.

Setelah acara RUPST, SUNI menyelenggarakan Public Expose yang membahas tentang kinerja Perseroan pada periode 1Q 2025 dan kinerja operasional sampai dengan Maret 2025, serta target Perseroan tahun 2025. SUNI mencatatkan kinerja yang gemilang pada 1Q 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp66 miliar atau naik 100% (YoY). Peningkatan laba yang signifikan tersebut terutama didorong oleh pendapatan yang juga meningkat signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Laba bersih pada 1Q 2025 ini mencapai 31% dari target laba bersih Perseroan di tahun 2025. Dengan pencapaian yang baik di Q1 ini, maka SUNI berharap agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan tahun 2025 ini.

SUNI berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp314 miliar pada 1Q 2025 atau meningkat 93% YoY dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 dan telah mencapai target pendapatan Perseroan tahun ini sebesar 28%. Peningkatan pendapatan usaha tersebut seiring dengan petumbuhan volume penjualan OCTG di 1Q 2025 ini.

Selain itu SUNI terus berfokus pada penyelesaian pabrik barunya  di tahun 2025 ini agar dapat segera beroperasi secara komersial di tahun 2026. Direktur Keuangan PT Sunindo Pratama Tbk, Freddy Soejandy, juga menyatakan bahwa Perseroan telah melampaui target awal laba bersih pada 1Q 2025 ini dengan pencapaian 31% dari target laba bersih perseroan di tahun 2025. ”Perseroan pada kuartal pertama ini telah mengeluarkan capital expenditure (capex) sebesar Rp56 miliar untuk perampungan pembangunan Pabrik ke-2 RTM dari total rencana capex yang akan dikeluarkan tahun ini sebesar Rp175 miliar,” tutup Freddy.

Berikut jadwal pembayaran dividen SUNI:

  • Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi:  20 Juni 2025
  • Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 23 Juni 2025
  • Cum Dividen di Pasar Tunai: 24 Juni 2025
  • Recording Date Daftar Pemegang Saham yang berhak atas dividen: 24 Juni 2025
  • Ex Dividen di Pasar Tunai: 25 Juni 2025
  • Pembayaran Dividen: 16 Juli 2025     

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) didirikan pada bulan September 2002 dan bergerak di bidang aktivitas penunjang industri minyak dan gas bumi (migas) utamanya industri seamless pipes/OCTG tubing. Perseroan berpengalaman dalam memproduksi dan mendistribusikan produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhan industri migas, antara lain OCTG Tubing dan Casing, Wellhead dan Christmas Tree, Drill Bit, Completion Equipment serta Wellhead Installation dan Maintenance Services.

SUNI resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 9 Januari 2023. Pada tahun yang sama, SUNI memperkuat kepemilikannya pada PT Rainbow Tubulars Manufacture (RTM) dan menjadikannya sebagai aset strategis. RTM merupakan pionir dan satu-satunya manufaktur OCTG tubing di Indonesia dengan standar API-5CT serta telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Dengan pasar produk tubing yang belum terpenuhi, ditambah dengan target Pemerintah untuk meningkatkan produksi migas hingga tahun 2030, SUNI memiliki potensi besar untuk meningkatkan kapasitas dan kinerja keuangan yang berkelanjutan ke depannya. (Rama Julian)

Foto: Dok IST

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Perkuat Daya Saing di Era Transformasi Energi, Elnusa Fokus Bangun SDM yang Unggul sebagai Pilar Strategis Pertumbuhan Bisnis

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Di tengah dinamika transformasi industri energi, PT Elnusa Tbk (ELSA), bagian dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *