RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Wafatnya taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) akibat dianiaya senior kembali terulang. Terakhir, Putu Satria Ananta Rastika (19), seorang siswa STIP Jakarta, dilaporkan meninggal di sekolah pada Jumat (3/5/2024), taruna STIP Angkatan 66, meregang nyawa akibat tindak arogansi seniornya, TRS (21) taruna STIP Angkatan 65. Corps Alumni Akademi Ilmu Pelayaran (CAAIP) mencatat, tindak arogansi senior terhadap junior yang menyebabkan kematian telah terjadi empat kali di lingkungan STIP. Kejadian terulang ini sungguh menjadi keprihatinan mendalam bagi keluarga besar CAAIP.
Menyikapi masih adanya tindak kekerasan senior terhadap junior di lingkungan STIP, Ketua Umum CAAIP Iko Johansyah menganggap sangat urgen untuk menyampaikan beberapa hal sebagai berikut.
“CAAIP mengecam segala bentuk tindak kekerasan di lingkungan STIP. Tindak kekerasan yang dilakukan oleh seseorang sebagai pribadi/individu adalah pelanggaran hukum, oleh karena itu kami menghormati dan mendukung proses hukum yang sedang berlangsung. Kami berharap agar tindakan hukum ini dapat menimbulkan efek jera bagi siapapun di lingkungan STIP agar tindak kekerasan tidak terulang kembali di masa mendatang”, ujar Iko Johansyah, Selasa 7 Mei 2024.
CAAIP melalui Badan Pengurus Pusat CAAIP juga mendesak agar Ketua STIP beserta jajarannya segera melakukan evaluasi komprehensif terhadap sistem pendidikan STIP saat ini agar tercipta lingkungan pendidikan yang lebih kondusif dan harmonis baik di tempat kuliah maupun di asrama.
“Permasalahan bullying dan tindak kekerasan di lingkungan pendidikan di Indonesia adalah masalah kita bersama dan membutuhkan dukungan banyak pihak untuk mencari solusinya. Oleh karena itu, kami para alumni STIP dalam wadah CAAIP siap memberikan support, sumbang saran, menyampaikan solusi dan dilibatkan, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi perbaikan sistem pendidikan di STIP”, imbuh Iko.
Iko menambahkan, para alumni yang tergabung dalam CAAIP adalah bagian tak terpisahkan dari keluarga besar STIP, untuk itu penting kiranya agar seluruh civitas akdemika di STIP saat ini perlu melibatkan peran alumni untuk bekerja sama bahu membahu menjaga nama baik dan marwah STIP sebagai kawah candra dimuka yang menghasilkan lulusan perwira pelayaran niaga profesional yang beretika, bertanggung jawab dan berintegrasi tinggi di manapun berada.(RA)
Foto: Dok CAAIP
Resources Asia Energi News Makers