Thursday , 25 July 2024
Home / KELISTRIKAN / Capai Target NZE di 2060, PLN EPI Ambil Peran Strategis Kembangkan Energi Bersih Basis Ekonomi Kerakyatan
Division Head Corporate Planning PT PGN Tbk, Heru Indriatno; Direktur Jenderal Minyak dan Gas Tutuka Ariadji Kementerian ESDM; Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, Mamit Setiawan; dan Agus Tri Susanto Vice President Digitalisasi PT PLN (Persero)

Capai Target NZE di 2060, PLN EPI Ambil Peran Strategis Kembangkan Energi Bersih Basis Ekonomi Kerakyatan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia menegaskan komitmenya dalam pengurangan emisi karbon pada tahun 2024 mendatang. Program transisi energi ini selain mencapai pengurangan emisi juga sekaligus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi, sehingga PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mengambil bagian penting dalam agenda ini.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Tutuka Ariadji menjelaskan dalam mencapai target transisi energi, Indonesia belum bisa sepenuhnya meninggalkan energi fosil. Secara bertahap, pengurangan ketergantungan ini juga dibarengi oleh penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

“Pemerintah mengambil cara dan jalan tengah dengan memperhatikan potensi energi bersih kedepan dan memaksimalkan potensi energi fosil yang ada saat ini untuk bisa menjaga ketahanan energi. Indonesia tetap berkomitmen untuk mencapai net zero emission (NZE) secara bertahap,” kata Tutuka.

Jalan tengah ini kata Tutuka juga menjadi bagian dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi di Indonesia. Baik potensi energi fosil maupun energi baru sama sama bisa menjadi katalisator dalam menjaga ketahanan energi sekaligus menjaga perekonomian bangsa.

BACA JUGA : PT Pelayaran Bahtera Adhiguna meraih 2 Penghargaan Sekaligus dari Dewan Energi Nasional terkait Program Transisi Energi

“Jadi pemerintah tetap terus menjaga iklim investasi yang menarik. Sehingga bisa balance, antara energy security dan affordability ke masyarakat,” kata Tutuka.

Sekertaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan PLN EPI mengambil peran penting dalam era transisi energi ini. Sebagai perusahaan yang menjamin pasokan energi primer ke seluruh pembangkit listrik, Mamit senada dengan Tutuka bahwa pemanfaatan energi fosil masih perlu dilakukan untuk bisa meningkatkan security of supply. Apalagi, harganya yang lebih murah dibandingkan energi baru, sehingga pemanfaatan energi primer bisa menjaga affordability ke masyarakat.

Mamit Setiawan Sekretaris Perusahaan PLN EPI Menyampaikan Materi berjudul “Biomassa sebagai Energi Hijau dalam Upaya Pemenuhan Bauran EBT Menuju Net Zero Emission”

Namun, PLN EPI juga tidak tinggal diam dalam berperan pengurangan emisi. PLN EPI saat ini gencar mengembangkan hutan energi dan juga pengelolaan sampah menjadi energi sebagai bahan baku alternatif pengganti batu bara di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

“Lewat teknologi co-firing di PLTU, PLN EPI mengembangkan ekosistem biomassa yang justru banyak melibatkan masyarakat sehingga program transisi ini juga mendorong perekonomian rakyat,” kata Mamit.

BACA JUGA : PLN EPI dan PT Semen Kupang Indonesia Sepakati Kerjasama Untuk Kebutuhan Co-Firing PLTU

Ekosistem biomassa ini dikembangkan oleh PLN EPI lewat kerja sama dengan berbagai pihak. Kerja sama dengan BUMN dan perusahaan sawit sebagai langkah menjamin pasokan biomassa.

gus Tri Susanto Vice President Digitalisasi PT PLN (Persero); Sekretaris Perusahaan PT PLN Energi Primer Indonesia, Mamit Setiawan; dan Division Head Corporate Planning PT Pertamina Gas Tbk, Heru Indriatno mengisi acara Diskusi Menelisik Prospek Energi 2024 dalam menyambut peringatan Hari Pertambangan dan Energi (HPE) ke-78 tahun di Jakarta

Sedangkan untuk keterlibatan masyarakat lewat pengelolaan hutan energi, pengelolaan limbah pertanian dan perkebunan, limbah pertukangan serta pengembangan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) yang diolah dari sampah rumah tangga.

PLN EPI mengembangkan hutan energi dengan masyarakat di DIY. Program yang dinamai Green Economy Village (GEV) ini mengembangkan tanaman energi sebanyak 500 ribu bibit yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pakan sapi dan juga untuk bahan baku biomassa.

BACA JUGA : Resmikan Kantor Baru, PLN EPI Siap Tancap Gas Kembangkan Bisnis

Mamit menjelaskan sepanjang tahun 2023 ini, PLN EPI telah memasok biomassa ke 41 PLTU PLN Grup. Lewat implementasi teknologi ini mampu memproduksi energi bersih dari PLTU sebesar 718.458 MWh. Co-firing biomassa juga mampu menurunkan emisi hingga 717.616 juta ton CO2.

“Hingga September, realisasi penggunaan biomassa mencapai 668.869 ton dari target tahun ini mencapai 1 juta ton biomassa,” tegas Mamit. (Rama)

Foto : Dok PLN EPI

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), kelistrikan, energi terbarukan (ebt), industri penunjang, lingkungan, CSR, perdagangan dan lainnya.

Check Also

Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Icon Plus, Ajak Anak Indonesia Bermain dan Belajar

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2024, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *