Saturday , 5 September 2026
Home / NASIONAL / Awali 2025, MIND ID Optimis Hilirisasi Lebih Progresif

Awali 2025, MIND ID Optimis Hilirisasi Lebih Progresif

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Mengawali tahun 2025, BUMN Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID optimis program hilirisasi mineral sebagai upaya meningkatkan nilai tambah komoditas mineral pertambangan akan berjalan lebih progresif.

Grup MIND ID konsisten dengan inisiatif strategis yang dijalankan sehingga mampu mendukung pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan kinerja ekonomi.

Corporate Secretary MIND ID, Heri Yusuf, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan momentum yang baik untuk dapat meningkatkan peran sektor mineral pertambangan dalam rangka mendongkrak pertumbuhan kinerja ekonomi nasional.

Grup MIND ID pun telah menyiapkan alokasi investasi sebesar Rp20,6 triliun pada lima proyek strategis yang akan menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun nasional.

BACA JUGA:

Grup MIND ID Selesaikan Proyek Strategis Hilirisasi Nasional

“2025 adalah tahun penuh optimisme. Kami optimis dapat mempercepat hilirisasi industri tambang di Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.

Heri memaparkan proyek-proyek tersebut meliputi, pertama, Grup MIND ID akan menyelesaikan pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah, Kalimantan Barat. Smelter ini ditargetkan ramp-up produksi pada kuartal pertama 2025 dan akan menghasilkan satu juta ton alumina per tahun.

Kedua, MIND ID melalui PT Inalum merencanakan pembangunan smelter aluminium baru di Kuala Tanjung. Dengan kapasitas produksi 600 ribu ton aluminium per tahun, proyek ini diharapkan memperkuat rantai pasok industri aluminium nasional.

Ketiga, Grup MIND ID akan melanjutkan pengembangan proyek nikel di Halmahera Timur yang menjadi salah satu prioritas. Proyek ini mencakup pembangunan smelter Rotary Kiln-Electric Furnace (RKEF) untuk memproduksi nikel serta fasilitas High-Pressure Acid Leach (HPAL) untuk bahan baku baterai kendaraan listrik. Kapasitas produksi RKEF akan ditingkatkan menjadi 88 ribu ton nikel, sedangkan HPAL ditargetkan mencapai 55 ribu ton Mixed Hydroxide Precipitate (MHP).

Keempat, Grup MIND ID melanjutkan pembangunan smelter tembaga dan Precious Metal Refinery (PMR) di Gresik, Jawa Timur. Proyek ini direncanakan mulai beroperasi dan ramp-up produksi pada akhir kuartal ketiga 2025.

Kelima, proyek pengembangan infrastruktur batu bara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. MIND ID melalui PT Bukit Asam sedang menjalin kemitraan strategis dengan PT Kereta Api Indonesia serta memanfaatkan jalur sungai untuk meningkatkan efisiensi pengangkutan batu bara dari lokasi tambang dengan kapasitas 20 juta ton per tahun.

“Kami optimis bahwa hilirisasi yang dijalankan MIND ID akan membawa dampak positif bagi sektor industri turunan, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan kedaulatan ekonomi negara,” pungkas Heri. (Rama Julian)

Foto: Dok MIND ID

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

58 Tim Tanggap Darurat Subsektor Minerba Hadir Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

NUSA TENGGARA TIMUR, RESOURCESASIA.ID – Semangat gotong royong terus menguat dalam penanganan bencana gempa yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *