Wednesday , 7 October 2026
Home / ENERGI TERBARUKAN / Bank DBS Kian Tertarik Biayai Ekosistem Elektrifikasi Hijau

Bank DBS Kian Tertarik Biayai Ekosistem Elektrifikasi Hijau

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Bank DBS Indonesia melihat peluang keberlanjutan di suatu sektor tidak serta-merta membuat sebuah proyek mendapatkan pembiayaan. Kesiapan proyek, profil risiko, kepastian arus kas, serta kompleksitas struktur pembiayaan menjadi faktor penting yang menentukan apakah suatu peluang dapat direalisasikan.

Pandangan itu mengemuka setelah mendapatkan hasil riset “The Sustainability Shift: Indonesia’s Industrial Landscape in Five Key Sectors, Opportunities and Risks” yang mengkaji bagaimana perubahan tersebut terjadi di lima sektor strategis, yakni Energi, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur; Teknologi, Media, dan Telekomunikasi.

Director of Institutional Banking Group Bank DBS Indonesia, Anthonius Sehonamin mengungkapkan bahwa salah satu temuan utama riset ini menegaskan bahwa pendekatan keberlanjutan tidak dapat diterapkan secara seragam di seluruh industri.

Kelima sektor menghadapi tekanan untuk bergerak dari pendekatan compliance-driven menuju strategi bisnis inti, namun pemicu (driver), tantangan, dan bentuk solusi yang dibutuhkan berbeda signifikan satu sama lain, sehingga bentuk intervensi financing maupun advisory dari perbankan perlu disesuaikan per sektor.

“Di tengah perubahan lanskap bisnis yang semakin kompleks, perusahaan membutuhkan perspektif yang jelas untuk menentukan prioritas dan mengambil keputusan jangka panjang. Keberlanjutan kini semakin berkaitan erat dengan ketahanan usaha, daya saing, dan penciptaan nilai. Namun, pergeseran menuju bisnis yang lebih berkelanjutan tidak memiliki satu jalur yang sama di setiap sektor. Melalui riset ini, Bank DBS Indonesia berupaya memberikan insights yang lebih terarah mengenai perubahan yang terjadi di berbagai sektor strategis, sekaligus peluang dan tantangan yang perlu diantisipasi dunia usaha,” papar dia di Jakarta, Kamis(20/8/2026).

Dalam konteks tersebut, dia menyatakan peran perbankan tidak berhenti pada penyediaan modal. Perusahaan juga membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kesiapan proyek, menentukan struktur pembiayaan yang sesuai, serta mengidentifikasi solusi yang dapat menjembatani kebutuhan keberlanjutan dengan kelayakan komersial.

Ia memberi contoh temuan pada sektor Energi, Energi Terbarukan, dan Infrastruktur: dari ketergantungan fosil menuju elektrifikasi. Kebutuhan listrik dari kendaraan listrik, hilirisasi mineral, AI, pusat data, dan elektrifikasi rumah tangga mendorong proyeksi konsumsi listrik naik dari sekitar 300 TWh (2024) menjadi lebih dari 1.800 TWh pada 2060.

Potensi energi terbarukan besar, hingga sekitar 3.687 GW, namun baru dimanfaatkan kurang dari 0,5% karena terhambat oleh keterbatasan transmisi dan bankability proyek. Peluangnya meluas ke solar, penyimpanan energi berbasis baterai (BESS), grid modernization, hingga elektrifikasi industri.

“Bank DBS Indonesia turut berperan dalam mendukung transisi energi melalui pembiayaan proyek energi terbarukan, termasuk panas bumi, yang berkontribusi terhadap penguatan bauran energi bersih dan ketahanan energi Indonesia. Dukungan ini juga mencakup pembiayaan hijau untuk pengembangan ekosistem elektrifikasi, termasuk kendaraan listrik roda dua dan infrastruktur penukaran baterai,”tutur dia.

Dipertegas oleh Senior Vice President Institusional Banking Group Bank DBS Indonesia, Agnes Theresa bahwa perseroan tidak lagi membiayai perusahaan tambang batu bara.
“Coal baru tidak lagi,” tegas dia.

Sedangkan perusahaan sektor lain juga akan ditinjau terkait pelaksanaan ESG( Enviromental,Social, Governance.

“Kami lihat investor telah memandang ESG sebagai hal yang substansial bukan lagi sekedar kepatuhan,” ungkap dia. (Abdul Aziz)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Perkuat Pasar Non-Captive, Elnusa Perluas Akses Peluang Bisnis Internasional melalui Sinergi Subholding Upstream Pertamina di IRAQ OGEP 2026

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Elnusa Tbk (ELNUSA, IDX: ELSA) terus memperluas basis pelanggan sebagai bagian …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *