BATAM, RESOURCESASIA.ID – Pembangunan tahap pertama Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Pulau Sembur Laut, Kelurahan Galang Baru, Kota Batam, telah mencapai progres 75%. Pada tahap I ini, PLTS dibangun dengan kapasitas 400 kWp dan didukung sistem baterai 600 kWh dan pada tahap II akan dibangun PLTS 600 kWp dan baterai 400 kwh, sehingga total pengembangan keseluruhan sebesar 1 MWp dengan baterai 1 MWh.
Seluruh panel surya telah terpasang 100 persen di lokasi proyek, sementara sistem baterai telah berhasil dikirim dan mendarat di Pulau Sembur. Saat ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian jaringan distribusi listrik, integrasi sistem, serta pembangunan fasilitas pendukung berupa cold storage dan pabrik es yang akan dimanfaatkan nelayan setempat.
Proyek hasil kolaborasi Kementerian Koperasi RI dan PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) ini merupakan proyek PLTS berbasis koperasi pertama di Indonesia. Selain menyediakan akses energi bersih, proyek ini dirancang untuk mendukung aktivitas ekonomi produktif masyarakat melalui pengelolaan oleh Koperasi Merah Putih.
Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi RI, Panel Barus, mengatakan proyek tersebut menjadi bukti nyata sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. “Pembangunan PLTS KDKMP di Pulau Sembur merupakan bentuk nyata kolaborasi antarinstansi dalam menyalurkan energi kepada masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat desa tidak hanya memperoleh akses listrik, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Kebermanfaatan proyek juga mulai dirasakan masyarakat melalui keterlibatan tenaga kerja lokal dalam berbagai tahapan pembangunan. Kehadiran proyek ini telah membuka lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di Pulau Sembur sebelum PLTS beroperasi penuh.
Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, mengatakan progres pembangunan yang positif ini menunjukkan komitmen seluruh pihak dalam menghadirkan energi bersih yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Seluruh panel telah terpasang dan baterai telah tiba di lokasi. Kami optimistis proyek ini dapat segera beroperasi untuk mendukung kebutuhan listrik masyarakat sekaligus menggerakkan kegiatan ekonomi produktif melalui koperasi,” katanya.
Pengembangan PLTS KDKMP Pulau Sembur juga sejalan dengan agenda Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kedaulatan energi nasional melalui percepatan pemanfaatan energi surya. Pemerintah menargetkan pembangunan PLTS hingga 100 GW, dan proyek di Pulau Sembur menjadi salah satu contoh implementasi energi terbarukan yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
Dengan progres yang terus berjalan sesuai target, PLTS KDKMP Pulau Sembur diharapkan menjadi model pengembangan energi terbarukan berbasis koperasi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia, khususnya daerah kepulauan dan wilayah 3T. (Rama Julian Saputra)
Foto: Dok PNRE
Resources Asia Energi News Makers