Monday , 11 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Energizing Indonesia di Panggung Dunia: Startup Binaan Pertamina Tembus Top 6 Global Social Innovation Challenge 2026 di AS
Keterangan Foto: Tim TERANGIN, startup binaan Pertamina berhasil menempati posisi 6 besar saat tampil di ajang Fowler Global Social Innovation Challenge 2026 yang digelar di University of San Diego, Amerika Serikat, awal Mei lalu. (Foto Dok Pertamina)

Energizing Indonesia di Panggung Dunia: Startup Binaan Pertamina Tembus Top 6 Global Social Innovation Challenge 2026 di AS

SAN DIEGO, AMERIKA SERIKAT, RESOURCESASIA.ID – Komitmen PT Pertamina (Persero) dalam membina inovator muda melalui semangat Energizing Indonesia kembali membuahkan hasil di level internasional. TERANGIN, startup jebolan program Pertamuda Seed & Scale 2025, sukses mencatatkan prestasi gemilang dengan menembus jajaran Top 6 dan meraih peringkat ke-4 dalam ajang bergengsi Fowler Global Social Innovation Challenge (Fowler GSIC) 2026 yang berlangsung di University of San Diego, Amerika Serikat (1-2 Mei 2026).

Mewakili delegasi Indonesia, TERANGIN yang berasal dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menyisihkan 43 finalis dari 10 negara, bersaing ketat dengan kampus-kampus elite dunia seperti Georgetown University dan University of London.

TERANGIN menghadirkan solusi berkelanjutan berupa alat perangkap hama tanaman berbasis energi terbarukan yang mengombinasikan kincir angin dan panel surya. Inovasi ini tidak hanya menjadi solusi bagi petani, tetapi juga selaras dengan agenda transisi energi global.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah bukti nyata peran Pertamina dalam membangun ekosistem startup yang kompetitif secara global.

“Keberhasilan TERANGIN di San Diego menjadi validasi bahwa inovasi anak bangsa memiliki standar dunia. Melalui Pertamuda, kami tidak hanya memberikan pendanaan, tapi juga pendampingan berkelanjutan agar ide kreatif mahasiswa dapat bertransformasi menjadi solusi nyata yang diakui investor internasional. Ini adalah bagian dari visi Energizing Indonesia untuk membawa talenta lokal ke kancah global,” ujar Baron.

Muhammad Hanif, founder TERANGIN, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh yang diberikan oleh Pertamina selama masa persiapan hingga keberangkatan ke Amerika Serikat.

“Kompetisi Fowler GSIC memberikan kami perspektif baru tentang skala industri internasional. Kami berterima kasih kepada tim Pertamina dan Pertamuda yang telah memfasilitasi penuh, mulai dari mentoring intensif hingga pembiayaan kegiatan ini. Dukungan ini menjadi katalis penting bagi kami untuk naik level menjadi social enterprise yang berdampak luas,” tutur Hanif.

Selain TERANGIN, delegasi Indonesia juga diwakili oleh Pe-NOVTRA dari Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), yang membawa inovasi alat panen kelapa sawit berbasis self-charging system (piezoelektrik). Meski belum menembus posisi enam besar, inovasi ini mendapat perhatian positif dari para juri internasional.

Atas pencapaian sebagai peringkat ke-4, TERANGIN berhak atas pendanaan sebesar USD 3.000 untuk pengembangan bisnis lebih lanjut. Partisipasi ini semakin memperkuat posisi Indonesia dalam peta kewirausahaan sosial global serta membuka peluang kolaborasi dengan mitra internasional.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/.

Tentang Pertamuda Seed & Scale
Pertamuda Seed & Scale adalah program PT Pertamina (Persero) untuk menjaring dan membina bibit-bibit wirausaha muda di tingkat perguruan tinggi. Memasuki tahun kelima, program ini telah melibatkan lebih dari 14.000 mahasiswa dari ratusan universitas di Indonesia, fokus pada pengembangan bisnis yang mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan ketahanan energi nasional. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok Pertamina

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Patra Logistik Salurkan 265 Ribu KL Avtur untuk Dukung Konektivitas Udara Indonesia Timur

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Di sebagian wilayah Indonesia Timur, pesawat bukan hanya alat transportasi. Bagi masyarakat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *