Thursday , 30 April 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / UEA Akan Keluar dari OPEC per 1 Mei, Harga Minyak Dunia Terancam Bergejolak? Ini Dampaknya ke Pasar Energi Global
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro tengah menjelaskan tantangan yang dihadapi industri hulu migas dan urgensi perbaikan regulasi pada diskusi di Jakarta, Selasa (26/11/2024). (foto: rama julian saputra/RA)

UEA Akan Keluar dari OPEC per 1 Mei, Harga Minyak Dunia Terancam Bergejolak? Ini Dampaknya ke Pasar Energi Global

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Keputusan Uni Emirat Arab (UEA) keluar dari OPEC mulai 1 Mei 2026 memicu kekhawatiran baru di pasar energi global. Langkah mengejutkan ini dinilai bisa mengguncang keseimbangan pasokan minyak dan melemahkan pengaruh kolektif OPEC dalam menjaga stabilitas harga minyak dunia.

Pengamat Energi ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, melihat keluarnya UEA membuka fase baru ketidakpastian pasar minyak. Menurut dia, potensi gejolak suplai bisa muncul dalam jangka pendek, meski pasar pada akhirnya akan mencari titik keseimbangan baru.

Ia juga menilai langkah UEA bisa menjadi bagian dari strategi daya tawar di tengah konflik Timur Tengah yang terus berkembang. Jika ketegangan kawasan mereda, dinamika pasar diyakini kembali menemukan ritme baru.

Meski begitu, Komaidi mengingatkan Indonesia tak boleh hanya fokus memantau dampak eksternal. Ia menekankan momentum ini harus menjadi alarm untuk mempercepat reformasi sektor migas nasional.

Menurut dia, solusi jangka panjang terletak pada percepatan eksplorasi lapangan baru guna mendongkrak produksi domestik. Tanpa langkah itu, target peningkatan produksi migas dinilai sulit tercapai.

Selain eksplorasi, ia juga mendorong revisi UU Migas No 22/2001 agar lebih relevan dengan tantangan industri energi saat ini. Pembaruan regulasi dinilai krusial supaya sektor migas Indonesia lebih adaptif menghadapi gejolak global, termasuk perubahan besar seperti keluarnya UEA dari OPEC.

Keputusan UEA ini kini menjadi sorotan pelaku pasar, sebab perubahan peta kekuatan produsen minyak berpotensi memengaruhi volatilitas harga energi dalam waktu dekat. Jika tekanan pasokan membesar, pasar minyak global bisa menghadapi babak baru ketidakpastian. (RA)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Presiden Prabowo Pasang Target Swasembada Energi 2029, Impor BBM Siap Dipangkas Lebih Cepat?

CILACAP, RESOURCESASIA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto memasang target ambisius: swasembada energi nasional tuntas paling …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *