Sunday , 26 April 2026
Home / KELISTRIKAN / Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (keempat dari kiri), Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (kiri), Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto (kedua dari kanan), Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (kelima dari kanan), Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono (kedua dari kiri), Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir (ketiga dari kiri), Kepala BRIN, Arif Satria (keempat dari kiri), Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo (kanan) saat menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah (Pemda) Jawa Barat dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ruang Rapat Utama Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4).

Atasi Krisis Sampah, PLN Dukung Percepatan PSEL di Denpasar, Bogor, dan Bekasi

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT PLN (Persero) mendukung percepatan implementasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) di kawasan Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Kota Bekasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama menjawab tantangan pengelolaan sampah nasional sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Bali dan Bogor dengan PT Zhejiang Weiming, serta Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Wangneng Bekasi Environmental Nusantara. Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan; Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq; Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto; CIO Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir; Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi; Gubernur Bali, Wayan Koster; Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo; dan jajaran BUPP di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4).

Pada penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ruang Rapat Utama Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4), Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (ketiga dari kiri) menegaskan pentingnya percepatan tahapan persipan proyek, termasuk memastikan kecukupan pasokan sampah sebagai bahan baku utama PSEL.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya percepatan tahapan persiapan proyek, termasuk memastikan kecukupan pasokan sampah sebagai bahan baku utama PSEL.

“Kita sudah masuk kategori darurat sampah. Karena itu proyek ini harus kita kawal agar selesai tepat waktu, sekaligus memastikan bahan bakunya tersedia,” ujar Zulkifli.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas wilayah pada kawasan aglomerasi yang belum memenuhi volume sampah yang dibutuhkan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional yang kian mendesak di berbagai daerah.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (kelima dari kiri), Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq (keempat dari kiri), Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto (kedua dari kanan), Gubernur Bali, Wayan Koster (kelima dari kanan), Wali Kota Denpasar, I Gusti Nugrah Jaya Negara (kedua dari kiri), Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa (ketiga dari kiri), Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahri (tengah), Kepala BRIN, Arif Satria (keempat dari kanan), dan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) saat menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP) Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Ruang Rapat Utama Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (21/4).

Mendukung hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan proyek PSEL melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah, Danantara Indonesia, dan para pemangku kepentingan agar seluruh tahapan proyek berjalan selaras dan tepat waktu.

“PLN telah memetakan titik interkoneksi terdekat dari lokasi PSEL yang akan dibangun agar proses penyambungan lebih cepat dan efisien sesuai target pengembangan proyek. PLN juga mempercepat pembahasan awal PJBL sehingga tahapan yang umumnya memerlukan waktu beberapa bulan dapat dipersingkat,” kata Darmawan.

Dalam proyek PSEL, PLN berperan sebagai offtaker listrik, yaitu pihak yang menyerap listrik yang dihasilkan dari fasilitas pengolahan sampah. Peran ini sangat penting untuk meningkatkan kelayakan proyek, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka akses pembiayaan bagi pengembang.

Ilustrasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian penuh dan melewati batas kapasitas. Percepatan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) kian mendesak untuk memangkas volume sampah, sekaligus mengubah beban menjadi sumber energi.

Pengembangan PSEL diharapkan memberi manfaat luas bagi masyarakat, mulai dari pengurangan timbunan sampah perkotaan, peningkatan kualitas lingkungan, hingga penambahan pasokan listrik berbasis sumber energi domestik.

“PLN menyambut baik penandatanganan kerja sama ini sebagai langkah konkret percepatan proyek PSEL. Kami memastikan listrik yang dihasilkan dapat terintegrasi dalam sistem kelistrikan nasional dan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” tutup Darmawan. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PLN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Dimulai, Dukung Kemajuan Motorsport dan Pembalap Muda Indonesia

LOMBOK, RESOURCESASIA.ID – Pertamina terus berkomitmen mendukung perkembangan dunia motorsport nasional sebagai bagian dari upaya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *