JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Pertamina Internasional EP (PIEP) memperingati Hari Kartini 2026 dengan mengusung tema Empowering Women . Peringatan ini diisi melalui bedah buku dan talkshow yang menghadirkan pekerja perempuan PIEP serta peserta dari Pertiwi dan Persatuan Wanita Patra (PWP).
Salah satu narasumber utama adalah Irna Ginawati, ibu dari Daffa Pangestu, seorang anak berkebutuhan khusus. Melalui sesi talkshow, Irna membagikan kisahnya menjalani peran yang kerap memikul beban tak kasat mata namun sangat nyata.

Irna menceritakan perjalanannya mendampingi Daffa yang kini berusia 23 tahun dengan kemampuan perkembangan setara anak usia 10 tahun. Dengan ketekunan dan semangat pantang menyerah, Irna mengupayakan pendidikan formal hingga non-formal hingga Daffa berhasil menyelesaikan sekolahnya.
Komitmen PIEP terhadap inklusivitas diwujudkan melalui program CSR Sekolah Tari bagi Anak Berkebutuhan Khusus, yang menjadi wadah bagi Daffa dan sahabat istimewa lainnya untuk mengembangkan life skills. Saat ini, Daffa aktif mengikuti kegiatan seni seperti tari dan modeling sebagai sarana berekspresi, bersosialisasi, serta membangun rasa percaya diri.

VP Business Support PIEP, Eri Budi Shidartha , yang membuka acara menyampaikan menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini ini menjadi momentum refleksi penting bagi perusahaan. “Semangat Kartini sejalan dengan komitmen PIEP dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkeadilan. Melalui pemberdayaan perempuan dan dukungan terhadap kelompok rentan, kami ingin memastikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi,” ujar Eri.
Sementara itu, Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, menegaskan peran program perusahaan dalam membangun kepedulian bersama. “Program Kakak Asuh dan Difabel in Action tidak hanya berfokus pada pengembangan anak-anak disabilitas, tetapi juga menumbuhkan empati dan kesadaran pekerja PIEP dan Masyarakat umumnya akan pentingnya inklusivitas. Kami percaya, penerimaan dan dukungan lingkungan adalah kunci bagi mereka untuk berkembang,” jelas Dhaneswari.

Melalui program Kakak Asuh dan Difabel in Action, pekerja PIEP berperan sebagai pendamping yang mengajak anak-anak disabilitas belajar, bermain, dan berekspresi melalui seni dan budaya. Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang inklusivitas serta membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi besar apabila diberikan ruang dan dukungan yang tepat. (Rama Julian Saputra)
Foto: Dok PIEP
Resources Asia Energi News Makers