Tuesday , 26 May 2026
Home / NASIONAL / Emiten Emas Kongsian Bakrie-Salim Gadai Saham Raih Pinjaman USD625 Juta

Emiten Emas Kongsian Bakrie-Salim Gadai Saham Raih Pinjaman USD625 Juta

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) meraih 2 fasilitas pinjaman dengan total nilai USD625 juta dari sindikasi perbankan nasional dan global. Tapi emiten tambang emas milik Grup Bakrie dan Grup Salim ini harus memenuhi persyaratan seperti menggadaikan kepemilikan saham pada anak usaha.

Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi BRMS yang disampaikan pada laman BEI, Rabu(26/11/2025).

“Jaminan-jaminan transaksi untuk menjamin kewajiban keuangan yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas Perseroan dan/atau Perjanjian Fasilitas PT Citra Palu Minerals (CPM),” tulis manajemen BRMS.

Adapun saham yang digadaikan antara lain, saham milik BRMS pada CPM, saham pada PT Sukma Heksa Sinergi dan saham pada PT Linge Mineral Resources. Selain gadai, BRMS juga menggadai atas hak-hak terhadap rekening-rekening bank tertentu yang diberikannya dan dan CPM.

Sebelumnya, BRMS melaporkan telah meneken fasilitas pinjaman jangka panjang dengan sindikasi yang terdiri dari Bangkok Bank Public Company Limited, Bank Permata, Bank Mega, dan BCA.

Dalam perjanjian kredit itu tercantum asilitas pinjaman USD 425 juta untuk CPM dan fasilitas pinjaman USD 200 juta untuk BRMS pada tanggal 24 November 2025.

Chief Financial Officer & Direktur BRMS, Charles Gobel mengatakan fasilitas pinjaman tersebut memiliki jangka waktu 6 tahun termasuk grace period sekitar 10 bulan.

“Pinjaman tersebut akan jatuh tempo pada 31 Desember 2031.”terang dia.

Dia merinci, fasilitas pinjaman untuk CPM digunakan menyelesaikan konstruksi tambang emas bawah tanah pada kuartal 2027 dan meningkatkan kapasitas pemrosesan pabrik emas Carbon In Leach (CIL) yang pertama dari 500 ton ke 2.000 ton bijih per hari pada kuartal 2026. Pinjaman itu juga untumendanai keperluan modal kerja dan belanja modal CPM serta melunasi pinjaman USD 120 juta dari Bank Mega.

Sedangkan fasilitas pinjaman kepada perseroan digunakan mendanai aktifitas pengeboran dan eksplorasi oleh PT Gorontalo Minerals (“GM”) demi meningkatkan sumber daya & cadangan mineral tembaga di Gorontalo. Lalu untuk melanjutkan aktifitas eksplorasi oleh PT Linge Mineral Resources (“LMR”) demi meningkatkan sumber daya & cadangan mineral emas & perak di Linge, Aceh. Berikutnya untuk mlanjutkan aktifitas eksplorasi oleh PT Suma Heksa Sinergi (“SHS”) demi meningkatkan sumber daya & cadangan mineral emas & perak di Lebak, Banten.

Ditambahkan Direktur Utama BRMS, Agus Projosasmito bahwa fasilitas pinjaman tersebut membantu perseroan untuk mencapai 3 tujuan utama. Pertama, pinjaman tersebut diperlukan untuk mendanai peningkatan kapasitas pemrosesan salah satu pabrik emas kami di Palu dari 500 ton menjadi 2.000 ton bijih per hari yang akan diselesaikan pada bulan Oktober 2026. “Oleh karenanya produksi emas akan meningkat di kuartal IV 2026.”kata dia.

Tujuan kedua, Agoes bilang fasilitas ini untuk menyelesaikan konstruksi tambang emas bawah tanah di Palu. Hal ini akan berdampak terhadap peningkatan produksi emas BRMS secara signifikan pada semester kedua tahun 2027, mengingat prospek tambang emas bawah tanah tersebut memiliki kadar emas tinggi di kisaran 4,9 g/t.

“Ketiga, pinjaman tersebut digunakan untuk aktifitas pengeboran & eksplorasi di beberapa lokasi tambang di Gorontalo dalam 18 bulan kedepan. Kami berharap untuk dapat meningkatkan jumlah sumber daya dan cadangan mineral tembaga kami di Gorontalo, dan mengumumkan hasil pengeborannya pada semester pertama tahun 2027.”papar Agoes. (Abdul Aziz)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *