Monday , 15 June 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Bangkitkan Investasi Baru, Cisem Jadi Pemantik Minat Investor Gas di Jawa
default

Bangkitkan Investasi Baru, Cisem Jadi Pemantik Minat Investor Gas di Jawa

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA  Pemerintah terus mendorong pembangunan infrastruktur energi sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pembangunan infrastruktur energi subsektor minyak dan gas bumi (migas) yang menjadi salah satu proyek strategis nasional adalah pembangunan jaringan pipa transmisi gas bumi Cirebon–Semarang (Cisem), yang kini menjadi magnet baru bagi para investor, khususnya di sektor industri

“Investasi tidak hanya bicara soal lahan dan insentif fiskal, tetapi juga soal kepastian energi. Pipa Cisem menjawab kebutuhan itu,” ujar Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Laode Sulaeman di kantor Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Gedung Ibnu Soetowo Jakarta, Jumat (20/6).

Proyek Cisem dibangun dengan pendekatan “gas to industry” untuk memastikan ketersediaan energi murah, bersih, dan berkelanjutan di sentra-sentra ekonomi di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Melalui proyek ini, Pemerintah ingin menjadikan gas bumi bukan sekadar komoditas energi, tetapi juga sebagai pemantik pertumbuhan investasi jangka panjang.

Laode memaparkan bahwa tahap pertama proyek Cisem telah selesai dan beroperasi, melayani kawasan-kawasan industri strategis seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK). “Ketersediaan infrastruktur gas ini telah meningkatkan daya tarik kedua kawasan tersebut di mata investor domestik maupun asing, karena menawarkan efisiensi biaya energi sekaligus kepastian pasokan,” pungkasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, pembangunan Cisem Tahap 2 yang menghubungkan Semarang dan Cirebon melalui rute yang lebih luas, saat ini telah mencapai progres 70%. Seluruh jaringan diharapkan akan tersambung penuh dan beroperasi dalam waktu dekat, sehingga akan membuka akses energi gas hingga ke lebih banyak kawasan produktif.

“Tak hanya berhenti di situ, Pemerintah dan BUMN energi juga menyiapkan langkah strategis lanjutan. PT Pertagas, anak usaha Pertamina Gas Subholding, tengah mengkaji pembangunan jaringan pipa transmisi gas Tegal–Cilacap yang ke depannya akan terinterkoneksi langsung dengan jaringan Cisem, memperluas manfaat gas bumi ke wilayah selatan Jawa,” papar Laode.

“Semua langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk membentuk sistem jaringan gas nasional yang terintegrasi, kompetitif, dan menjangkau lebih banyak wilayah. Dari pipa-pipa baja yang dibangun ini, harapan untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan tengah disusun, selangkah demi selangkah,” jelas Laode.

Pemerintah berharap dengan keterhubungan antar ruas, kepastian pasokan, dan efisiensi biaya operasional, infrastruktur gas bumi seperti Cisem akan menjadi salah satu faktor kunci dalam pengambilan keputusan untuk berinvestasi di Indonesia. (RA)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Komut Pertamina Tinjau Kesiapan Pasokan Avtur di Bali Jelang Peningkatan Trafik Penerbangan

DENPASAR, RESOURCESASIA.ID – Menjelang meningkatnya aktivitas penerbangan pada periode liburan pertengahan tahun, Komisaris Utama PT …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *