Thursday , 23 April 2026
Home / NASIONAL / Optimalkan Layanan Energi di Momen Nataru, Komisaris Utama Pertamina Tinjau Sarfas BBM, LPG dan Avtur di Bali

Optimalkan Layanan Energi di Momen Nataru, Komisaris Utama Pertamina Tinjau Sarfas BBM, LPG dan Avtur di Bali

RESOURCESASIA.ID, DENPASAR – Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi untuk wilayan Bali dan sekitarnya tetap aman jelang perayaan tahun baru 2025. Hal tersebut dipastikan pada kunjungan Komisaris Utama Pertamina (Persero) dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga ke beberapa terminal BBM, LPG dan Avtur di Bali pada Senin (30/12).

Kunjungan dilaksanakan sejak minggu (29/12) dimulai dari Serambi MyPertamina, Aviation Fuel Terminal (AFT) Ngurah Rai, Fuel Terminal (FT) Sanggaran Denpasar dan berakhir di Integrated Terminal (IT) Manggis Karangasem Bali untuk memastikan pelayanan energi berjalan optimal di tengah tingginya mobilisasi wisatawan ke pulau Bali.

Dihadapan para pekerja IT Manggis, Komisaris Utama Pertamina (Persero) Muhammad Iriawan meminta untuk terus menjaga ketahanan stok energi terutama saat masa puncak dimana wisatawan terus berdatangan ke pulau Bali dan IT Manggis sendiri merupakan Terminal BBM terbesar di Pulau Bali dan berperan sangat kritikal sebagai Terminal Hub untuk Terminal lainnya di wilayah kepulauan Nusa Tenggara.

BACA JUGA:

Sinergi dan Dedikasi Elnusa Petrofin Dukung Penuh Pertamina Patra Niaga Jaga Ketahanan Energi Saat Satgas Natal Dan Tahun Baru 2024/2025

“Sarfas yang handal di IT Manggis tentu adalah salah satu faktor untuk mewujudkan pelayanan energi yang prima ke masyarakat Bali. Pertamina Patra Niaga sebagai garda depan Pertamina harus mampu memenuhi kebutuhan BBM dan LPG dengan baik,” ujar Iriawan.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan menambahkan bahwa selain pengecekan sarfas, MWT juga bertujuan untuk memastikan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE) berjalan dengan baik di seluruh lini operasi Pertamina Patra Niaga.

“Konsistensi dalam implementasi program HSSE di Terminal BBM dan LPG dalam lingkungan Pertamina Patra Niaga sangat krusial untuk memastikan keselamatan operasional dan perlindungan lingkungan,” tegas Riva.

Selain itu, Riva menambahkan, penerapan teknologi pemantauan dan sistem manajemen lingkungan yang efektif membantu dalam memitigasi dan meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat dan ekosistem.

“Dengan demikian, komitmen terhadap HSSE tidak hanya melindungi pekerja dan fasilitas, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan reputasi perusahaan,” tutup Riva.

Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Bali mencatat bahwa sejak 16 Desember hingga 29 Desember 2024, terdapat lonjakan penyaluran energi, yaitu Avtur naik hingga 5,8% dari rata rata harian normal 2.131 KiloLiter (KL) per hari naik menjadi 2.256 KL/hari, BBM jenis Gasoline yang naik hingga 7,5% dari rata rata harian normal 3.075 KiloLiter (KL) naik menjadi 3.308 KL/hari dan LPG naik 2,9% dari rata rata harian normal 841 Metric Ton (MT) naik menjadi 833 MT/hari yang diserap untuk memenuhi kebutuhan industri, rumah tangga dan pariwisata di seluruh pulau Bali. (Rama Julian)

Foto: Dok PPN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina (Persero) mengapresiasi dan mendukung upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan BBM …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *