Friday , 26 June 2026
Home / KELISTRIKAN / Kendaraan Listrik “Naik Daun”, Astra International Bersiap Genjot Penjualan
Ilustrasi pengisian kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN yang memudahkan pemilik kendaraan mobil listrik. Infrastruktur SPKLU sudah tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan untuk mengetahui lokasi SPKLU terdekat dapat dilihat pada aplikasi PLN Mobile.

Kendaraan Listrik “Naik Daun”, Astra International Bersiap Genjot Penjualan

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT Astra International Tbk dalam dua tahun kedepan akan meluncurkan varian dan model baru dari battery electric vehicle (BEV) alias kendaraan listrik berbasis baterai serta kendaraan hybrid. Rencana ini dipadukan sebagai upaya menangkap ceruk pasar kendaraan listrik (EV) yang berada dalam tren pertumbuhan.

Direktur Astra International, Henry Tanoto mengatakan banyaknya model baru kendaraan listrik yang meluncur di pasar domestik menjadi pertanda bahwa pasar di Indonesia terus bertumbuh. Oleh sebab itu Astra International tidak akan melewatkan momentum dari peningkatan pengguna EV di Indonesia sebagai salah satu upaya untuk mendongkrak penjualan dari segmen bisnis otomotif.

“Untuk Astra strateginya secara general akan berusaha memberikan produk dan service yang terbaik dan yang paling sesuai kebutuhan masyarakat di Indonesia mulai dari passenger cars atau commercial cars,” kata Henry dalam paparan publik virtual, Kamis (8/8/2024).

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini, Astra International telah menjual 6 model mobil battery electric (BEV) dan 13 model mobil hybrid electric (HEV) di Indonesia. Seluruhnya berada di bawah merek Toyota, Lexus, dan BMW. Selain itu, perseroan juga menjual sepeda motor listrik EM1 e, di bawah merek Honda.

Henry menambahkan bahwa pangsa pasar EV di Indonesia saat ini memang tumbuh cukup signifikan dalam periode yang relatif singkat. Per Juni 2024 penetrasi pasar EV meningkat menjadi 9,3 persen dari tahun lalu yang hanya 6,6 persen. Hal ini ditopang oleh semakin banyaknya pemain baru pada pasar EV dan juga dukungan dari pemerintah untuk mengembangkan ekosistem EV.

“Kita yakin dengan BEV akan terus tumbuh dan menjadi salah satu opsi kendaraan di Indonesia. Apalagi banyak model yang masuk, tapi yang terpenting adalah kesiapan infrastruktur chargingnya,” kata Henry. (RA)

Foto: Dok PLN/Ilustrasi

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Masih Tahap Evaluasi, Kementerian ESDM Belum Putuskan Besaran RKAB Nikel 2026

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan belum ada keputusan terkait …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *