Wednesday , 3 June 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Pertamina Akan Terus Lakukan Upaya Pengendalian Penyaluran LPG 3Kg

Pertamina Akan Terus Lakukan Upaya Pengendalian Penyaluran LPG 3Kg

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga akan terus melakukan upaya pengendalian penyaluran LPG 3 kg, antara lain melalui  monitoring penyaluran LPG dan implementasi pencatatan terkait LPG 3 kg di pangkalan melalui Merchant Apps Pertamina.

“Akan terus dilakukan upaya untuk pencatatan dan juga melakukan profiling terhadap konsumen yang melakukan pembelian LPG 3 kg,” kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII di Senayan, Selasa (28/5).

Menurutnya, Pertamina juga melakukan proyeksi penyaluran LPG 3 kg tahun 2025 yang untuk tahun 2025 diproyeksikan sebesar 8,46 juta MT. Asumsi proyeksi penyaluran tahun 2025 tersebut mengacu pada pertumbuhan jumlah penduduk tahun 2021–2023 sebesar 1,13 persen per tahun, serta mempertimbangkan upaya pengendalian penyaluran LPG 3 kg melalui kegiatan subsidi tepat LPG 3 kg.

“Besarannya lebih kurang 1,0 persen dibandingkan dengan prognosa yang tadi kami sampaikan untuk di tahun 2024 atau lebih kurang berada 5 persen di atas kuota yang disetujui dan masuk ke dalam APBN di tahun 2024,” papar Riva.

Lebih jauh kata Riva, pihaknya juga memperkirakan penyaluran LPG bersubsidi atau LPG 3 kg akan mengalami pembengkakan sebesar 4,4 persen dari kuota yang dialokasikan pada akhir 2024.

BACA JUGA:

Kemendag dan Pertamina Patra Niaga Berkomitmen Awasi Pengisian LPG di SPBE

“Prognosis“ penyaluran LPG 3 kg tahun 2024 sebesar 8,38 juta metrik ton (MT) atau over 4,4 persen dari kuota 2024,” ujarnya.

Untuk diketahui, kuota penyaluran LPG 3 kg tahun 2024 adalah sebesar 8,03 MT. Perhitungan tersebut diperoleh Pertamina dengan mempertimbangkan rata-rata penyaluran harian LPG 3 kg hingga April 2024 dan upaya pengendalian kuota LPG 3 kg.

Sebelumnya, ia memaparkan bahwa realisasi penyaluran LPG 3 kg tahun 2024, per April 2024, mencapai 2,69 juta MT atau 1,8 persen melebihi kuota penyaluran hingga April 2024. Adapun kuota penyaluran yang ditetapkan hingga April 2024, yakni sebesar 2,64 juta MT.

“Peningkatan konsumsi masyarakat terkait beberapa kegiatan-kegiatan, baik dari Ramadhan–Idul Fitri, dan juga kegiatan beberapa libur terkait dengan pemilu dan juga hari-hari besar,” kata Riva. (RA)

Foto: Dok ist

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Harga Timah Melonjak 34%, Dongkrak Hilirisasi Industri Timah Nasional

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Harga timah dunia mencatat penguatan signifikan sepanjang kuartal I-2026, memberikan dorongan kuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *