Sunday , 7 June 2026
Home / ENERGI TERBARUKAN / Sekjen ESDM Ungkap Modal Indonesia Bidik Transisi Energi sebagai Peluang

Sekjen ESDM Ungkap Modal Indonesia Bidik Transisi Energi sebagai Peluang

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana membeberkan bahwa transisi energi di Indonesia akan dijadikan peluang bagi Indonesia untuk meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta Energi Baru Terbarukan (EBT) untuk menyongsong industri yang minim emisi dan memanfaatkan energi bersih ke depan.

Hal itu berbanding terbalik dengan negara-negara lain, kata Dadan, yang menganggap bahwa transisi energi merupakan tantangan yang sangat besar. “Misalnya Jepang dan Korea, mereka energinya impor. Tidak ada tuh kesempatan di dalam negerinya itu kalau melakukan transisi energi, apa yang akan dilakukan di dalam negeri,” ujarnya di Jakarta, Jumat (12/1).

Kemudian Dadan juga menggambarkan kondisi negara tetangga Indonesia, yakni Singapura, dimana negara tersebut sudah melakukan pembelian listrik dari negara ASEAN lain, sehingga hal tersebut bisa dijadikan peluang bagi Indonesia untuk mengekspor listrik ke Singapura, yang berasal dari energi bersih.

BACA JUGA :

E2S Beri Penghargaan bagi Korporasi dan Profesional Terpilih di Sektor ESDM

Indonesia dari Aceh hingga Papua, sambungnya, memiliki potensi sumber EBT yang sangat melimpah dan belum dimanfaatkan dengan maksimal. Hal itulah yang bisa dijadikan peluang dalam transisi energi untuk dioptimalkan sebagai pembangkit listrik yang ramah lingkungan dan rendah emisi, salah satunya adalah potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Papua.

“Misalkan dari barat, Aceh, disitu ada panas bumi, hidronya sekarang lagi dibangun cukup besar, disana energi angin juga demikian, sudah ada yang melakukan survei disana. Jadi kita paling barat itu sedikitnya ada tiga EBT. Kemudian ke paling timur, di Papua, disitu sumber PLTA terbesar justru ada di Papua sebetulnya 23 hingga 24 GW ada disana,” ujar Dadan.

Dadan menambahkan, di Merauke juga memiliki potensi angin yang sangat besar, dimana tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah menemukan potensi besar tersebut. Di samping itu, juga ada potensi hidro yang besar pula di Kalimantan Utara, dan di Pulau Jawa merupakan jalur panas bumi serta memiliki potensi hidro yang juga baik.

Meski demikian, Dadan menyebutkan, perlu dorongan untuk menarik investasi seperti industri-industri yang ditunjang dari sumber-sumber energi bersih di wilayah Indonesia yang merata. “Sehingga kalau kita dorong transisi energi ini pembangunannya ada di mana-mana, jadi dengan kacamata nasional yang lebih besar kita melihat justru Ini adalah opportunities transisi energi, ini adalah opportunities kita, Indonesia,” pungkasnya. (RA)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

PGE Raih Penghargaan Tertinggi IRCA 2026, Bukti Tata Kelola Energi Hijau

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencuri perhatian setelah meraih penghargaan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *