Tuesday , 27 October 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / INPEX Rampungkan FEED Proyek LNG Abadi Masela, FID Diharapkan Awal Tahun 2027

INPEX Rampungkan FEED Proyek LNG Abadi Masela, FID Diharapkan Awal Tahun 2027

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — INPEX Masela Ltd. menandai penyelesaian tahap Front-End Engineering Design (FEED) Proyek LNG Abadi Masela ditandai dengan seremoni FEED Completion Ceremony di Jakarta, Selasa (27/10/2026). Ini menjadi milestone penting dalam sebagai teknis proyek sebelum memasuki tahapan pengembangan berikutnya.

FEED merupakan tahap perancangan teknik yang mencakup penyusunan dasar desain, spesifikasi, serta kebutuhan teknis proyek. Hasil pekerjaan tersebut menjadi acuan penting dalam mempersiapkan pelaksanaan pembangunan fasilitas LNG Abadi Masela.

Djoko Siswanto Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas), mengungkapkan ini pekerjaan proyek FEED yang cukup rumit. Namun kontraktor mampu menyelesaikan tahapan ini dengan sangat baik.

“Alhamdulilah FEED lebih cepat 3 bulan Oktober selesai. Mudah-mudahan FID (Final Investment Decision) segera, atau paling telat kalau bisa akhir januari 2027,” kata Djoko dalam seremoni FEED Completion di Jakarta, Selasa (27/10).

Djoko optimistis proyek Abadi Masela bisa langsung berlanjut ke tahap berikutnya karena setelah ini Perjanjian Jual Beli (PJBG) diteken. Dengan banyaknya berbagai akselerasi yang dilakukan kontraktor pemerintah berharap gas Masela sudah bisa menyembur paling telat tahun 2030.

“PJBG selain FID adalah syarat utama konsorsium Inpex menyetujui FID. Ada satu lagi pengadaan barang dan jasa. Mudah mudah-mudahan bisa ikut cepat. Produksi gas mulai secepatnya kalau bisa 2029, bagus 2030 paling telat akhir tahun 2030,” ungkap Djoko.

Sementara itu Kenji Hasegawa, President Director INPEX Masela Ltd mengungkapkan FEED kali ini merupakan tahapan rekayasa awal tersebut mencakup fasilitas Onshore LNG (OLNG) dan Floating Production Storage and Offloading (FPSO). Kemudian Subsea Umbilicals, Risers and Flowlines (SURF) serta Gas Export Pipeline (GEP).

“Dengan selesainya tahap FEED, kini kita berfokus pada pencapaian berikutnya. Selesainya tahap FEED bukanlah tujuan akhir kita, melainkan bagian dari kemajuan menuju fase EPCI dan upaya mencapai Final Investment Decision (FID),” kata Kenji.

Menurut Kenji untuk melanjutkan proyek ini akan membutuhkan koordinasi dan komitmen yang berkelanjutan dari seluruh pihak. “INPEX tetap berkomitmen untuk bekerja sama secara erat dengan pemerintah, mitra joint venture, kontraktor, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memajukan proyek ini secara aman dan bertanggung jawab,” ungkap Kenji.

Penyelesaian FEED turut melibatkan sejumlah perusahaan rekayasa dan mitra teknis, yakni Saipem, Tripatra, McDermott, Technip, JGC, TEN, KBR Indonesia, PT Adhi Karya, Samsung E&A, dan Worley. Penyerahan Technical Acceptance Certificate kepada para kontraktor menjadi bentuk pengakuan atas penyelesaian pekerjaan teknis yang menjadi bagian dari pencapaian tersebut.

Selain pelaku industri dan pemerintah, unsur akademisi turut terlibat dalam proses penelaahan dokumen FEED. Kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Pattimura (UNPATTI) melibatkan sekitar 200 profesor dan doktor sebagai penelaah independen. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Profitabilitas Elnusa Menguat, Laba Bersih Tumbuh 29% Menjadi Rp681,5 Miliar hingga Kuartal III 2026

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Elnusa Tbk (Elnusa, IDX: ELSA), perusahaan jasa energi terintegrasi yang tergabung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *