JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat keandalan sistem kelistrikan nasional melalui penguatan rantai pasok dan optimalisasi kolaborasi strategis. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui anak usahanya, Prima Layanan Niaga Suku Cadang (PLN SC), yang resmi menandatangani Blanket Purchase Agreement dengan Rittmeyer AG pada Senin (18/5) di Jakarta.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, bersama Chief Executive Officer Rittmeyer AG, Roger Amhof. Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat dukungan operasional pembangkit dan sektor utilitas di Indonesia melalui penyediaan solusi teknologi, dukungan teknis, serta pengadaan peralatan secara lebih efektif dan terintegrasi.

Sebagai perusahaan teknologi asal Swiss yang telah berdiri sejak 1899, Rittmeyer AG dikenal memiliki kompetensi di bidang smart utility infrastructure , otomasi, serta pengelolaan data untuk sektor air dan energi. Sebagai bagian dari BRUGG Group, perusahaan ini menghadirkan berbagai solusi teknologi seperti f low measurement, level measurement, penstock monitoring , hingga sistem instrumentasi dan kontrol untuk pembangkit tenaga air, bendungan, serta jaringan energi.
Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyampaikan bahwa penguatan rantai pasok merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga keandalan pembangkit sekaligus mendukung transformasi PLN NP menuju perusahaan energi masa depan yang adaptif dan berdaya saing global.
“PLN Nusantara Power terus mendorong penguatan ekosistem kelistrikan nasional melalui kolaborasi strategis dengan mitra global yang memiliki kapabilitas teknologi unggul. Kerja sama antara PLN Suku Cadang dan Rittmeyer AG ini menjadi bagian dari langkah PLN NP dalam memperkuat rantai pasok pembangkit yang semakin andal, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan operasional kelistrikan nasional. Kolaborasi ini juga membuka ruang transfer pengetahuan dan teknologi yang penting untuk mendukung transformasi sektor energi Indonesia,” ujar Ruly.

Direktur Utama PLN Suku Cadang, Thommi Haposan, menyatakan kerja sama dengan Rittmeyer AG sebagai momentum strategis dalam memperluas kapasitas bisnis perusahaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada pembangkit PLN Group dan sektor utilitas nasional.
“Kerja sama ini merupakan langkah positif dalam memperkuat kolaborasi sekaligus menghadirkan nilai tambah bagi pengembangan bisnis perusahaan dan sektor ketenagalistrikan nasional. Melalui kerja sama ini, PLN Suku Cadang dapat menghadirkan dukungan yang lebih cepat, tepat, dan andal dalam memenuhi kebutuhan operasional pembangkit,” ujar Thommi.
Sementara itu, Roger Amhof menyampaikan apresiasinya atas jalinan kemitraan dengan PLN SC sebagai bagian dari penguatan kontribusi teknologi Rittmeyer AG di kawasan Asia, khususnya Indonesia.
“Kami menyambut baik kerja sama ini sebagai awal dari hubungan jangka panjang antara Rittmeyer AG dan PLN Suku Cadang. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan infrastruktur utilitas dan energi. Kami berharap kolaborasi ini mampu menghadirkan dukungan teknologi dan solusi inovatif yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan keandalan sektor utilitas di Indonesia,” ujar Roger.
Skema Blanket Purchase Agreement sendiri merupakan bentuk perjanjian pengadaan jangka panjang yang memungkinkan pengadaan barang dan jasa dilakukan secara lebih efisien dengan harga dan ketentuan yang telah disepakati dalam periode tertentu. Skema ini mendukung percepatan proses pengadaan, peningkatan efisiensi biaya, serta membantu perencanaan kebutuhan operasional secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Ke depan, kolaborasi antara PLN SC dan Rittmeyer AG diharapkan terus berkembang menjadi kemitraan yang lebih luas dan strategis, termasuk mendorong hadirnya berbagai solusi teknologi adaptif bagi kebutuhan pembangkit dan utilitas nasional. Sejalan dengan komitmen PLN Nusantara Power, sinergi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional serta mendukung transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.(Rama Julian Saputra)
Foto: Dok PLN NP
Resources Asia Energi News Makers