Tuesday , 5 May 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / SKK Migas, INPEX & JV Partner LDA Disepakati, SKK Migas Sebut Gas Masela Ludes Terjual

SKK Migas, INPEX & JV Partner LDA Disepakati, SKK Migas Sebut Gas Masela Ludes Terjual

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Proyek pengembangan lapangan Gas Abadi Masela telah memasuki fase krusial yang ditandai dengan terjualnya gas yang akan diproduksikan oleh Inpex Masela Ltd. Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) membeberkan kesepakatan telah tercapai diantara para calon pembeli gas dengan operator blok Masela.

“Alhamdulilah puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya, pada tanggal 28 April 2026 pukul 22.00 WIB, pada akhirnya SKK Migas, INPEX dan JV Partner berhasil memperoleh kesepakatan atas aspek legal, finance and commercial terkait LNG Development Agreement (LDA) Masela Project yang sangat dibutuhkan untuk penandatanganan GSA dan FID,” ujar Djoko dalam keterangannya yang diterima redaksi, Kamis (30/4).

Menurut Djoko, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pimpinan serta kolaborasi erat antara SKK Migas dan para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS). Sinergi yang terbangun disebut mampu menghasilkan solusi optimal bagi seluruh pihak yang terlibat.

Ia juga menjelaskan bahwa surat SKK Migas kepada Menteri Keuangan terkait penegasan klausul stabilisasi (stabilization clause/nailed down principle) dan skema sponsor loan menjadi rujukan penting yang dituangkan dalam bagian recital LDA Masela.

Dengan disepakatinya LDA, langkah selanjutnya adalah percepatan penandatanganan Head of Agreement (HoA) yang mengikat atau Gas Sales Agreement (GSA), yang ditargetkan dapat dilakukan pada Mei 2026.

Djoko menambahkan, LDA Masela akan menjadi dasar bagi INPEX dan para mitra joint venture untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga pendanaan (lenders) yang telah menyatakan komitmen melalui skema tertentu. Selain itu, LDA juga menjadi landasan penandatanganan perjanjian komersial dengan para pembeli LNG.

“Hal ini tentunya menjadi dasar pelaksanaan Final Investment Decision (FID) yang direncanakan pada akhir tahun 2026,” katanya.

Ia menilai, capaian ini merupakan fase paling krusial dalam pengembangan proyek Masela yang telah berhasil dilewati. Ke depan, pemerintah dan para pemangku kepentingan akan fokus pada penyelesaian tahapan Front End Engineering Design (FEED), proses pengadaan barang dan jasa yang saat ini berjalan paralel, hingga penyelesaian ganti rugi lahan dan pelaksanaan groundbreaking. (RA)

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Nusantara Regas Perkuat Keamanan Objek Vital Nasional Lewat Exercise ISPS Code di FSRU Nusantara Regas Satu

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PT Nusantara Regas (NR) bekerja sama dengan Pertamina Trans Kontinental (PTK) menggelar …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *