Thursday , 23 April 2026
Home / CSR / Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga Sambut Hari Bumi, Jaga Ekosistem Kelautan di Pulau Pramuka

Aksi Nyata Pertamina Patra Niaga Sambut Hari Bumi, Jaga Ekosistem Kelautan di Pulau Pramuka

KEPULAUAN SERIBU, RESOURCESASIA.ID – Dalam Rangka memperingati Hari Bumi, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Downstream kembali mewujudkan komitmennya menjaga ekosistem laut Indonesia melalui aksi nyata, program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) “Marine BiodiverSEAty”.

Aksi nyata ini diwujudkan melalui penanaman 3.000 bibit mangrove, penanaman 1.000 bibit Lamun (Seagrass), penanaman 750 transplantasi fragmen terumbu karang . Bertempat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu , (17/4/2026) dengan berkolaborasi bersama Taman Nasional Kepulauan Seribu, komunitas SEAsoldier yang merupakan sebuah organisasi non pemerintah peduli lingkungan, serta perwakilan masyarakat Pulau Pramuka.

Pulau Pramuka sendiri menjadi pilihan lokasi karena merupakan bagian dari kepulauan seribu, yang masuk dalam MPA (Marine Protected Area) dan bersinergi dengan program pemerintah seperti PMN (Peta Mangrove Nasional). Saat ini kondisi perairan, lahan mangrove, lamun dan terumbu karang di lokasi tersebut mengalami penurunan kualitas, padahal Kepulauan Seribu memiliki peran yg sangat vital (potensi besar ekowisata), juga penopang ekonomi biru.

Oleh karena itu upaya restorasi, dan rehabilitasi saat ini diperlukan melalui penanaman terumbu karang, penanaman mangrove untuk mencegah abrasi, penanaman lamun dan program bersih-bersih perlu dilakukan untuk semakin memaksimalkan keindahan dan kelestarian lingkungan,serta keberlangsungan konservasi.

Manager CSR PT Pertamina (Persero), Roby Hervindo, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa sebagai BUMN, Pertamina memiliki tiga pilar khusus yang diamanahkan untuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, yaitu Pilar Ekonomi, Pilar Lingkungan dan Pilar sosial. 

“Kegiatan ini masuk ke dalam kategori pilar lingkungan, upaya ini menjadi perhatian kami semua untuk terus berupaya menjadikan lingkungan lebih baik, sekaligus memitigasi kondisi lingkungan, disertai dengan melakukan aktivitas pemberdayaan masyarakat sekitar”, ujarnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M.V.Dumatubun  menegaskan bahwa program ini turut mendukung konservasi ekosistem pesisir, dan pemberdayaan masyarakat lokal untuk mencegah abrasi serta menyerap karbon.

“Ketiga biota laut ini merupakan aset alam yang tak ternilai harganya. Peranannya dalam menjaga keseimbangan ekosistem, melindungi pantai, menyediakan habitat bagi berbagai biota, serta kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim menjadikannya sangat penting untuk dilestarikan”, ujarnya

Ia menambahkan program lingkungan merupakan langkah dan wujud nyata Pertamina Patra Niaga dalam mendukung Konservasi keanekaragaman hayati dengan menjaga Flora & Fauna di Indonesia serta dalam mewujudkan keberlanjutan lingkungan.

Di kesempatan yang sama, perwakilan SEAsoldier, Dinni Septianingrum, memberikan apresiasi atas keterlibatan Pertamina Patra Niaga, yang telah berperan nyata, melestarikan ekosistem laut. Selain itu menurutnya Indonesia adalah negara kepulauan yang memiiliki banyak laut, dengan semakin luas dan banyaknya laut di Indonesia dan ekosistemnya yang bisa dilestarikan, maka potensi karbon biru, bisa sangat tinggi. Karbon biru mengacu pada karbon yang diserap, disimpan, dan dilepaskan oleh ekosistem pesisir dan laut.

“Upaya ini adalah langkah yang sangat penting dan memastikan apa yang dilakukan bisa memberikan manfaat bagi laut, lingkungan, dan masyarakat”, harapnya.

Sementara perwakilan masyarakat lokal, Sahbudin, juga turut mengapresiasi upaya Pertamina Patra Niaga yang turut mendukung tiga kegiatan pilar konservasi sistem penyangga kehidupan, melalui pengawetan sumber daya alam hayati beserta ekosistem, pemanfaatan sumber daya hayati, dan pemberdayaan masyarakat.

“Terimakasih atas aksi nyata yang dilakukan melalui program ini, serta dukungan yang diberikan dalam berbagai upaya konservasi terhadap sistem penyangga kehidupan. Di masa depan kami memiliki pilar pemulihan ekosistem. Besar harapan kami semua pihak juga bisa ikut mendukung dan juga berperan aktif”, harapnya.

Program ini selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 13 (penanganan perubahan iklim) dan poin 14 (konservasi ekosistem lautan) serta poin 17 (kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan).

Aksi nyata ini menegaskan bahwa perlindungan ekosistem laut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, komunitas lingkungan atau masyarakat, namun juga membutuhkan dukungan dan peran perusahaan dalam memastikan keberlanjutan sumber daya alam untuk generasi mendatang. (Rama Julian Saputra)

Foto: Dok PPN

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

PLN Energi Gas Hadirkan Program PESAT–BP untuk Tingkatkan Kompetensi dan Peluang Kerja Masyarakat Balai Pungut

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – PLN Energi Gas yang merupakan anak usaha dari PLN Energi Primer Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *