Saturday , 5 September 2026
Home / NASIONAL / Perkuat Hilirisasi, MIND ID Dukung Pembentukan Ekosistem Industri EV

Perkuat Hilirisasi, MIND ID Dukung Pembentukan Ekosistem Industri EV

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA — Holding industri pertambangan Indonesia, MIND ID, menegaskan komitmennya untuk mendukung Indonesia memenangkan kompetisi pembentukan ekosistem industri kendaraan listrik (EV) global.

Melalui strategi hilirisasi mineral yang progresif, MIND ID siap menjadi garda terdepan dalam memasok kebutuhan industri ekosistem EV guna menjawab permintaan pasar yang terus meningkat.

Wakil Direktur Utama MIND ID Dany Amrul Ichdan mengatakan EV adalah ruang pasar baru yang penuh potensi. Banyak negara tengah berlomba-lomba untuk menembus pasar ini.

Namun, Indonesia memiliki kekuatan yang sangat fundamental — kekayaan sumber daya alam dan kemampuan hilirisasi yang solid. Kami yakin Indonesia dapat menjadi pemain kunci dalam rantai pasok ekosistem EV global.

“MIND ID bersama seluruh Anggota Grup akan terus memaksimalkan kapasitas dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak agar potensi besar ini benar-benar bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan bangsa,” katanya dalam Konferensi bertajuk Racing Towards Energy Security and Climate Action in a Changing World Order yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (20/6/2025).

Dia menjelaskan sebagai bentuk nyata dari komitmen hilirisasi, Grup MIND ID secara konsisten merealisasikan proyek-proyek strategis yang menghasilkan bahan baku mineral penting untuk industri turunan EV.

Pertama, Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR), Mempawah, Kalimantan Barat telah beroperasi dan mampu memproduksi 1 juta ton alumina per tahun — bahan baku utama untuk produksi aluminium, yang menjadi material dasar rangka dan bodi kendaraan listrik.

Kedua, Smelter Pemurnian Nikel yang sedang dikembangkan di Pomalaa, Morowali, Sorowako, dan Halmahera Timur untuk memproduksi Nickel Pig Iron (NPI) dan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), yakni bahan baku utama baterai EV.

Ketiga, smelter Tembaga di Gresik yang memiliki kapasitas produksi 600.000 ton katoda tembaga per tahun, yang menjadi komponen penting dalam sistem kelistrikan di dalam EV.

Keempat, pilot proyek Coal-to-Graphite di Sumatra Selatan yang mampu mengonversi batu bara menjadi grafit sintetis dan anode sheet — yang juga komponen utama baterai EV. Proyek ini merupakan solusi inovatif bagi Indonesia yang belum memiliki tambang grafit alam yang ekonomis.

Dany juga perseroan memahami pentingnya keberlanjutan riset dan pengembangan teknologi dalam menopang transformasi industri EV di masa depan.

Melalui payung riset Indonesia Mining & Minerals Research Institute (IMMRI), MIND ID berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi mineral yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kunci untuk memenangkan perlombaan ini adalah semangat untuk terus melakukan riset dan pengembangan. Kami tidak akan berhenti pada proyek yang sudah berjalan — inovasi harus terus hidup, agar posisi Indonesia semakin kuat dalam rantai pasok global,” pungkasnya. (Rama Julian)

Foto: MIND ID

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

58 Tim Tanggap Darurat Subsektor Minerba Hadir Dampingi Warga Terdampak Gempa di NTT

NUSA TENGGARA TIMUR, RESOURCESASIA.ID – Semangat gotong royong terus menguat dalam penanganan bencana gempa yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *