Friday , 1 May 2026
Home / NASIONAL / Agincourt Resources Kembali Raih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup
Direktur External Relations PT Agincourt Resources Sanny Tjan menerima Penghargaan PROPER peringkat Hijau di Jakarta, Senin (24/2/2025). (Dok: PTAR)

Agincourt Resources Kembali Raih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PT Agincourt Resources kembali meraih penghargaan PROPER 2024 Peringkat Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Penghargaan kedua kalinya ini menjadi pengakuan atas upaya dan inovasi lingkungan yang telah diterapkan dan menjadi bagian penting dari operasional Perusahaan.

Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) adalah program penilaian kinerja lingkungan yang diberikan KLH kepada perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Peringkat Hijau dalam PROPER diberikan kepada perusahaan yang telah melampaui kepatuhan dalam pengelolaan lingkungan dengan menerapkan sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, penurunan emisi, serta pengembangan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif dan berkelanjutan.

Direktur External Relations Agincourt Resources, Sanny Tjan, mengatakan Penghargaan PROPER Hijau semakin memotivasi Perusahaan untuk terus berinovasi dalam menerapkan praktik industri yang bertanggung jawab. Perusahaan akan terus meningkatkan kontribusi positif ke lingkungan dan sosial agar dapat mempertahankan peringkat Hijau dan meraih peringkat Emas.

“Penghargaan ini adalah bukti nyata dari komitmen kami dalam menjalankan operasional pertambangan yang tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar, sesuai dengan Astra Triple-P Strategy yang mencakup Portfolio, People, Public Contribution. Kami akan terus meningkatkan upaya dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan di setiap lini bisnis kami,” ujar Sanny usai menghadiri Anugerah Lingkungan PROPER di Jakarta, Senin (24/2/2025).

Inisiatif keberlanjutan terus diimplementasikan sehingga Perusahaan mampu meraih PROPER Hijau, yakni efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon, efisiensi air, pengurangan dan pemanfaatan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3), konservasi keanekaragaman hayati, serta Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) limbah padat non-B3.

BACA JUGA:

Investasi untuk Masa Depan, Agincourt Resources Kucurkan Rp1,45 Miliar untuk Infrastruktur Sekolah     

Manager Environmental Agincourt Resources, Mahmud Subagya, memaparkan Perusahaan mampu mengefisiensikan energi hingga 92.114 Gigajoule (GJ) dan menurunkan emisi sampai 39.692 CO2e melalui sejumlah program seperti pemasangan Slip Energy Recovery (SER) pada velocity control, pemasangan capasitor bank untuk memperbaiki daya reaktif di pabrik, serta pelandaian kemiringan jalan angkut tambang dari pit.

PTAR juga berhasil mengefisiensikan air hingga 4.151.003 m3 antara lain melalui pemanfaatan air limbah dari Water Polishing Plant (WPP) untuk proses produksi dan pemanfaatan processed water dari Tailing Storage Facility (TSF) untuk proses produksi.

Karyawan tengah merawat tanaman lokal di fasilitas pembibitan (nursery) PT Agincourt Resources yang terletak di dalam site Tambang Emas Martabe, Batang Toru, Tapanuli Selatan. (Dok: PTAR)

“Pengelolaan limbah B3 kami wujudkan melalui komitmen kami terhadap kepatuhan pada praktik-praktik yang tepat serta diperkuat dengan penerapan berbagai langkah pencegahan, salah satunya semua karyawan PTAR dan mitra kerja tunduk pada Kode Praktik PTAR untuk Pengelolaan Limbah,” tutur Mahmud.

Selain itu, sampah non-B3 berhasil didaur ulang hingga 165 ton. Mahmud menjelaskan capaian itu diwujudkan melalui implementasi metode sawdust-incorporated soil sebagai multi #PTlayering reklamasi topsoil, penerapan ekonomi sirkular sampah plastik berbasis sociopreneurship, serta pemanfaatan palet bekas sebagai bahan baku mebel dengan menggandeng Koperasi Sarop do Mulana.

Di bidang konservasi keanekaragaman hayati, PTAR melaksanakan beberapa program, antara lain revitalisasi sungai melalui Lubuk Larangan di sejumlah desa di Batang Toru, kolaborasi program konservasi Macaca Sp, pengayaan meranti tembaga yang merupakan spesies endemik status endangered, dan pelestarian ikan jurung (Neolissochilus Thienemanni) sebagai spesies endemik Tapanuli Selatan. (Rama Julian)

Foto: Agincourt Resources

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Lampui Target 14.7%, PLN Nusantara Power Produksi 245 GWh Green Energy di Kuartal Pertama Tahun 2026

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID — PLN Nusantara Power (PLN NP) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung transisi energi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *