Tuesday , 28 April 2026
Home / ENERGI MINYAK & GAS / Aspermigas Dorong Pembentukan Task Force untuk Basmi Illegal Drilling sampai ke Akarnya

Aspermigas Dorong Pembentukan Task Force untuk Basmi Illegal Drilling sampai ke Akarnya

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – Asosiasi Perusahaan Migas Nasional (Aspermigas) mendorong Pemerintah untuk membentuk tim gabungan, badan atau task force yang dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk membasmi illegal drilling yang masih marak terjadi.

Diterangkan oleh Elan Biantoro, Sekretaris Jendral Aspermigas, dalam task force ini nantinya bisa tergabung Kementerian Hukum dan HAM, Polri, KPK, TNI, Kementerian ESDM, Ditjen Migas, hingga SKK Migas. Elan menyampaikan, pihak Aspermigas pun siap terlibat dalam task force ini.

“Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan dapat menyatukan kekuatan dan keahlian dari berbagai instansi untuk menyelesaikan masalah illegal drilling dari akar hingga ke tingkat pelaku lapangan,” kata Elan dalam acara “Temu Bincang Pemred: Usulan Strategi Pemberantasan Usaha Ilegal Migas secaraTuntas” yang diadakan Aspermigas di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (16/10/2024).

Elan menegaskan masalah illegal drilling ini bukan semata masalah kesalahan pengelolaan sumber daya alam semata, tetapi yang utama adalah persoalan penegakan hukum yang tidak dijalankan.

“Dasar hukum sudah jelas ada Undang-Undang No.22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, setiap orang yang melakukan pengelolaan sebagaimana yang dimaksud Pasal 23 tanpa izin usaha pengelolaan dipidanakan dengan penjara paling lama lima tahun dan denda setinggi-tingginya Rp50 miliar. Pernah nggak ada dilakukan seperti itu?” tanya Elan.

Elan mengingatkan bahwa penegakan hukum yang tegas dan sistematis sampai ke akar masalah dapat menjadi solusi masalah illegal drilling yang sudah menahun. “Seperti BNN dalam menanggulangi masalah narkoba, hukuman yang berat dan tegas harus diberlakukan kepada mereka yang terlibat, termasuk pelaku utama, pemodal, serta oknum yang mendukung kegiatan illegal ini. Langkah ini penting untuk menciptakan efek jera yang nyata dan mencegah pelanggaran berulang,” paparnya.

Elan juga mengungkapkan bahwa celah untuk aktivitas illegal drilling juga terbuka karena masih banyak daerah Wilayah Kerja (WK) Migas yang tidak tereksploitasi secara efektif oleh perusahaan migas yang mengelola WK Migas tersebut.

Sebagai contoh, wilayah operasi Pertamina EP (PEP) sangat luas dari Sumatera Utara sampai Papua yaitu mencapai 113.629 km2. Diperkirakan 70-80% area WK PEP tersebut tidak tereksploitasi secara efektif ataupun tidak sama sekali. “Lapangan yang tidak terkelola menjadi potensi pengeboran ilegal oleh masyarakat,” tegas Elan.

Padahal, potensi migas yang berlum tereksploitasi tersebut cukup besar apabila ditawarkan kepada investor yang berminat dengan skema yang tepat dan didukung dengan data-data sumur dan seismik yang lebih lengkap. “Aspermigas yakin pengelolaan lebih dari 80.000 km2 wilayah kerja migas ex-PEP oleh investor baru atau bersama Pertamina dapat menghasilkan tambahan produksi minyak bagi negara lebih dari 250 ribu BOPD,” terang Elan.

Karena itu Aspermigas mengusulkan langkah pengembalian kepada Pemerintah bagian Wilayah Kerja yang tidak atau kurang terekploitasi. Di mana wilayah yang tidak dikerjakan dan dikembalikan menjadi tanggung jawab Pemda dan aparat terkait untuk penertiban yang disokong oleh task force sehingga kemudian dapat ditawarkan kembali kepada investor yang berminat.

“Potensi yang masih besar dengan data-data sumur dan seismik yang lebih lengkap bisa menjadi daya tarik bagi investor bila ditawarkan dengan skema Production Sharing Contract (PSC), bukan dengan skema KSO maupun idle wells,” pungkas Elan. (RA)

Foto: Dok OGIndonesia/RH

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

PT Keban Berkah Energi Telah Mengalirkan Minyak dari Sumur Rakyat ke Medco E&P Grissik

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Tidak perlu menunggu lama, setelah dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Medco …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *