Monday , 25 May 2026
Home / KELISTRIKAN / Optimalisasi Pembangkit Sepanjang 2023, Bikin Kinerja PLN Nusantara Power Melejit
Pegawai PLN Nusantara Power saat melakukan patroli untuk memonitor kondisi operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang.

Optimalisasi Pembangkit Sepanjang 2023, Bikin Kinerja PLN Nusantara Power Melejit

RESOURCESASIA.ID, JAKARTA – PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatatkan produksi listrik sebesar 66,8 juta mega watt hour (MWh) atau tumbuh 291persen dibandingkan realisasi tahun 2022 sebesar 17 juta MWh. Upaya optimalisasi pembangkit menjadi kunci torehan positif perusahaan sepanjang tahun 2023.

Pegawai PLN Nusantara Power saat melakukan patroli untuk memonitor kondisi operasional Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Muara Karang.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penyelarasan proses bisnis menjadi salah satu kunci dalam mendorong kontribusi PLN Grup untuk menghadirkan energi listrik yang andal kepada masyarakat.

BACA JUGA: 

Inisiatif Pengembangan Green Hidrogen PLN Nusantara Power Menarik Perhatian Ilmuwan Muda Mancanegara

“Ini merupakan langkah strategis PLN Grup agar bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. PLN harus bergerak lebih lincah, cepat serta efektif untuk penguatan bisnis yang telah ada dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat, pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan,” ucap Darmawan.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menjelaskan sepanjang tahun 2023, perusahaan melakukan berbagai terobosan. Hal ini tercermin dari Equivalent Availability Factor (EAF) Pembangkit Non Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-Bali, EAF Pembangkit PLTU dan Non PLTU di Luar Jawa Bali yang mencapai lebih dari 100% dari target yang ditetapkan.

Pegawai PLN saat sedang melakukan pengecekan pada panel surya di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata 192 Megawatt Peak (MWp) yang terletak di Cirata. Melalui berbagai langkah strategis seperti pembangunan pembangkit berbasis EBT, PLN NP mampu menurunkan emisi karbon sebesar 1,6 juta ton co2.

EAF adalah faktor kesiapan unit pembangkit dimana semakin besar nilai EAF suatu unit pembangkit, maka semakin siap beroperasi dalam memproduksi listrik.

“Sebagai subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, kami berkomitmen menjalankan operasional perusahaan dengan sungguh-sungguh. Seluruh karyawan PLN NP telah bertekad dan berkomitmen dalam menghadirkan energi listrik untuk menerangi pertiwi, secara efisien, tepat, dan berlandaskan asas ramah lingkungan,” ujar Ruly.

Pegawai PLN Nusantara Power menunjukan biomassa _wood pellet_ (kiri) dan cangkang kelapa sawit (kanan) yang digunakan pada inovasi cofiring pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Sebagai perusahaan pembangkitan, Ruly mengadaptasi tantangan transisi energi dengan aktif melakukan pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Sepanjang tahun 2023, PLN NP mampu memproduksi listrik dari energi bersih sebesar 5,6 juta megawatt hour (MWh). Produksi listrik itu diantaranya berasal dari empat pembangkit EBT yaitu PLTA Brantas, PLTA Cirata, PLTS Terapung Cirata dan PLTS Ibu Kota Nusantara.

“Beroperasinya pembangkit EBT ini, salah satunya PLTS Terapung Cirata yang merupakan PLTS terapung terbesar se-Asia Tenggara dan menjadi bukti dari komitmen PLN NP dalam menjawab tantangan transisi energi. Kami juga turut serta dalam mendukung Green City di IKN dengan membangun PLTS sebesar 10 MW,” ujar Ruly.

Selain berasal dari pembangkit EBT, produksi listrik ramah lingkungan juga berasal dari inovasi melalui teknologi co-firing atau subtitusi batu bara dengan biomassa di PLTU. Teknologi co-firing ini mampu diimplementasikan secara komersial pada 24 PLTU dan menghasilkan 511 ribu MWh listrik bersih. Inovasi ini juga mampu mereduksi emisi hingga 533 ribu ton CO2. (Rama Julian)

Foto: Dok PLN NP

About Resourcesasia

Resources Asia.id adalah portal berita yang menginformasikan berita-berita terkini dan fokus pada pemberitaan sektor energi seperti minyak dan gas bumi (MIGAS), mineral dan batubara (MINERBA), kelistrikan, energi baru & terbarukan (EBT), industri penunjang, lingkungan, CSR, industri hijau, kolom, opini. urban & life style, internasional dan lainnya. Redeksi juga menerima tulisan kolom, opini dari pembaca akan kami tayangkan di portal berita Resourcesasia.id dan kami juga menerima press rilis dari korporasi, silahkan kirimkan tulisan anda dan press rilis ke email redaksi kami redaksiresourcesasia@gmail.com

Check Also

Indonesia Raja Nikel Dunia, Industri Produk Akhir Belum Berkembang

JAKARTA, RESOURCESASIA.ID – Satu dekade hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai raja nikel dunia, dengan memproduksi enam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *